Kajian Hmi Ekonomi : Strategi Investasi Untuk Mahasiwa Oleh : Tubagus Algan – Ketua Kspm Strategi Investasi : 1.        Perger...

Kajian Hmi Ekonomi : Strategi Investasi Untuk Mahasiwa
Oleh : Tubagus Algan – Ketua Kspm

Strategi Investasi :
1.       Pergerakan pada pasar saham ada 2
a.       Jangka pendek : dilakukan oleh trader dengan transaksi jual beli saham untuk mendapatkan capital gain.
b.      Jangka panjang : dilakukan Investor  dengan membeli / menabung saham di pasar saham untuk menikmati gain dimasa depan dan pembagian deviden dari perusahaan.
2.       Langkah awal untuk investasi adalah memilih sekuritas :
a.       Cara memilih sekuritas itu menganalisis Fee Beli, fee Jual dan fee Bulanan dari transaksi di pasar saham. Analisi yang sudah dilakukan menunjukan sekuritas yang cocok kalangan mahasiswa adalah indo premier, (karena tidak ada deposit, sedangkan mandiri, daiwo ada deposit sekitar 3 juta). Untuk masyarakat umum, bisa juga mencoba daiwo karena fee beli dan fee jualnya lebih menguntungkan.
3.       Pemilihan produk investasi :
a.       Obligasi : surat utang negara non syariah, modal 5 juta, mendapatkan return/kupon 7.8 % per tahun,
b.      Sukuk  :  surat utang negara syariah, 5 juta,  kuppon 6.9% per tahun,
Obligasi dan sukuk bisa diperjual belikan , rencana kedepannya obligasi dibuat sesuai dengan kondisi mahasiswa (harga Rp. 500.000), bisa diperjual belikan lewat online, tidak harus ke perbankan penyedia obligasi.
c.       Saham : penyertaan modal pada perusahaan, minimal pembelian 1 lot (100 lembar) untuk mendapatkan capital gain dan deviden.
4.       Menentukan tempat investasi :
a.       Menentukan sektor tempat investasi :
Melihat tren sektor ( barang konsumen, properti, agribisnis, perbankan,dll), aplikasi untuk melihat trensektor stockchart  (smartphone) chartnexsus (PC)
b.      Menentukan perusahaan tempat investasi :
Menggunakan laporan keuangan tahunan, dilihat rasio rasio keuangan (ROA, ROE, dll)
5.       Simulasi  (kita mau investasi di paukuwon selama 6 bulan)
a.       Anggaran investasi 100.000 / bulanà 600.000 per bulan
b.      Harga beli saham pakuwon setiap bulan:
                                                                           i.      Bulan juli - Harga beli = 650 à beli 1 lot – 65000
                                                                         ii.      Bulan agustus – harga beli 700 àbeli 1 lot -  70.000
                                                                        iii.      Bulan september – harga beli 600 à beli 1 lot – 60.000
                                                                       iv.      Bulan oktober – harga beli 500 à beli 1 lot – 50.000
                                                                         v.      Bulan november – harga beli 650 à beli 1 lot – 65.000
                                                                       vi.      Bulan desember – harga beli 750 à beli 1 lot - 75.000
                                                                      vii.      Total biaya beli = 385.000
                                                                    viii.      Total saham = 6 lot (600)
c.       Harga rata rata transaksi beli = 3.850 / 6 = 641.66 à 641
d.      Ketika harga jual saham pakuwon 700, maka keuntungan kita adalah selisih 700 dan 641 = 59/lembar saham, jadi kalau kita punya  6 lot maka gain kita ketika jual di bulan desember adalah 35.400
6.       Tips :
a.       Baiknya melakukan investasi jangka panjang (investor) bukan jangka pendek(trader) karena lebih beresiko untuk kalangan mahasiswa,
b.      Usahakan untuk berinvestasi di sektor yang berbeda, dan ketika laporan keuangan perusahaan itu baik, lalu tren sektornya menurun sehingga harga sahamnya rendah, maka itu adalah waktu yang baik untuk membeli saham.
c.       Dalam investasi, teknik menjual saham itu melihat harga wajar penjualan saham (bisa lewat analisis PER = Price/EPS),bisa dilihat di Reuters

NOTED : Alqoma Subkhi (07/07/2017) – Komisariat HmI Ekonomi Airlangga (Jl Gubeng Kertajaya 9 BT)


Monggo silahkan di download materi semester  6 ekonomi pembangunan FEB UNAIR . Semangat berproses, dan ulangi proses itu :) Mata Kuliah Se...

Monggo silahkan di download materi semester  6 ekonomi pembangunan FEB UNAIR .
Semangat berproses, dan ulangi proses itu :)
Mata Kuliah Semester 6 :
1. Agama Islam 2
2. Ekonomi Pemodelan
3. Ekonomi Informasi
4. Seminar Teori Ekonomi 
5. Ekonomi Perencanaan
6. Evaluasi Proyek Pembangunan
7. Metode Penelitian
8. Soal UTS / UAS 

LINK DOWNLOAD :

Monggo silahkan di download materi semester  5 ekonomi pembangunan FEB UNAIR . Semangat berproses, dan ulangi proses itu :) Mata Kuliah Se...

Monggo silahkan di download materi semester  5 ekonomi pembangunan FEB UNAIR .
Semangat berproses, dan ulangi proses itu :)
Mata Kuliah Semester 5 :
1. Ekonomi Kependudukan
2. Ekonomi Ketenagakerjaan
3. Ekonomi Lingkungan
4. Ekonomi Perkotaan
5. Ekonomi Trnsportasi 
6. Ekonometrika 2
7. Perekonomian Indonesia
8. Soal Ujian EP

LINK DOWNLOAD

(First Discussion) Rabu 7 September 2014 13.00  Lt 3.5 (314) basecamp Pusat Data Setelah pertemuan awal di  pusat data minggu la...

(First Discussion)
Rabu 7 September 2014 13.00
 Lt 3.5 (314) basecamp Pusat Data


Setelah pertemuan awal di  pusat data minggu lalu, minggu ini jadwal piket jaga lab sudah dibuat, saya jadwal setiap hari rabu jam 1 sampai jam 4. Beberapa hari yang lalu saya juga mengatur jadwal untuk berdiskusi dengan pak rum, beberapa topic sudah saya siapkan, sebelumnya saya sudah menjelaskan pada beliau kalau saya ingin membuat sebuah penelitian yang langsung dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dalam surat lamaran saya kemarin, juga sudah saya menjelaskan keinginan membuat penelitian yang nyata, seperti halnya yang dilakukan oleh prof yunus di Bangladesh dengan bank rakyatnya, landasan pemikiran saya adalah karena sampai saat ini sudah milyaran bahkan triliunan karya penelitian yang sudah dibuat namun kalau memang benar penelitian dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kenapa triliunan penelitian tersebut tidak berdampak, yaps dugaan saya karena penelitian yang dibuat sebatas menang dan uang. Terkadang saya juga berfikir itu tapi tidak terlalu mendominasi.

Oke lanjut lagi, setelah saya jelaskan seperti itu, saya juga menjelaskan ke pak rum kalau saya tertarik dengan solusi korupsi, akhirnya beberapa paper tentang korupsi juga diberikan ke saya, termasuk paper biaya sosial korupsi karangan pak Rimawan dari UGM, juga paper Ari  UI, dan beberapa paer lain, masih belum say abaca keseluruan, yang sudah say abaca adalah punyanya pak rimawan, yaps alasan saya membacanya adalah paper atau materinya berbahasa indonesia, jujur bahasa ingris memperlambat budaya baca saya, huuuh. Setelah say abaca ada beberapa hal yang menarik disana, termasuk kalimat rakyat memberikan subsidi pada koruptor.

Materi pak rimawan, menjelaskan bahwa sangsi untuk koruptor yang dijatuhi hukuman oleh hakim jumlahnya terlalu rendah dari kerugian Negara yang ditimbulkan, seolah olah tuntutan hakim diberikan kepada koruptor terlalu rendah, misalkan kerugian Negara yang ditimbulkan dari korupsi adalah 100 juta namun tuntutan sangsi untuk korumtor hanya 7 juta, jadi sisa 93 juta ditutupi dari pajak yang dipungut dari rakyat kecil sehinnga statement rakyatmenyubsidi koruptor itu ada benarnya juga.

Ada temuan lain juga kalau ternyata sangsi yang diberikan untuk koruptor kelas kakap dan teri tidak terlalu berbeda, dalam peraturan perundang undangan juga kurang mengatur jelas terkait sangsi, maksimal sangsi yang diberikan adalah 1 milyar, bagaimana dengan korupsi yang lebih dari 1 milyar, diambil dasar darimana penetapan sangsinya, oleh karena itu revisi undang undang tindak pidana korupsi untuk memperberat sangsi koruptor perlu dilakukan.

Dari beberapa materi yang sudah saya baca dan pahami akhirnya saya memutuskan untuk bertemu pak rumaya, diskusi pertama, dijelaskan bahwa sejatinya riset untuk masa ini bukan untuk pengambilan keputusan meskipun kita bisa member rekomendasi, riset sejatinya untuk melihat akar masalah, perkembangan riset sekarang mengarah pada riset eksperimental, hal itu sama seperti yang dilakukan oleh prof yunus, melihat permasalahan yang dijelaskan per kasus, bukan generalis. Selain ada riset eksperimental, ada juga kebijakan eksperimental, dan itu sudah jauh jauh hari diterapkan di china, dan sukses, pembangunan dari desa dengan menurunkan professor yang ada ke desa merupakan salah satu langkah china membangun bangsanya dengan case by case, itu perlu dilakukan di indonesia.  Untuk menjadi peneliti yang seperti prof yunus dan peneliti berpengaruh lainnya, kita perlu membangun reputasi yang baik.

Diskusi lanjutan dengan pak rum pada seminggu selanjutnya, di hari yang sama yaitu hari rabu, saya mulai tergiring dengan pemikiran pemikiran menarik, pak rumaya juga menunjukan situs pak iwan jaya azis seorang professor indonesia di luar negeri yang konsen juga terkait penelitian, beliau spesifit ke regional economics, website beliau mantap, karena paper dari sebelum 2010 sampai 2016 diupload disana dan kita bisa mendownloadnya, termasuk video pembelajaran beliau. Ilmu yang luar biasa di hari itu.

Oh ya btw saya ditunjukan website pak azis karena saya juga ingin melihat keterkaitan antara desentralisasi dan korupsi, isu dan dugaan yang berkembang dimasyarakat adalah desentralisasi membuat korupsi semakin meningkat, namun saya masih belum membaca secara akademis penelitian yangmembuktikan hal tersebut, dan pakar desentralisasi adalah pak azis sehingga saya ditunjukan pak rum website pak azis, beberapa paper sudah didownload, namun sampai sekarang masih belum saya baca terkendala kemapuan bahasa yang rendah L,

Sekarang ada beberapa paper yang perlu saya baca untuk pendalaman kerangka pikir saya tentang korupsi termasuk paper pak rum tentang desentralisasi dan korupsi desa, wuuh semoga saja akhir bulan depan dapat selesai  deh aamiin.

Setelah diskusi tersebut saya juga bertemu pak taufik, alumni organisasi pers yang sama dengan saya (lppm sektor) beliau juga peneliti, pernah di tnp2k, world bank, undp, dll, menarik juga, bertemu beliau bada shalat jumat, saat itu izin break kuliah terus kelanjut ngobropl sampai jam 23.00 di café dekat rumah sakit haji, mantap dah, cerita tentang kondisi riil dipemerintahan, kondisi penelitian, kondisi sektor dulu dan sekrang, ternyata tidak sedikit alumni sektor yang menjadi peneliti, huiih, entahlah, saya tidak janji kalau peneliti adalah jalan hidup saya soalnya sampai saat ini saya masih merasah kalau saya lebih suka menjadi seorang pangambil keputusan J.

KORUPSI SAMA HALNYA KEMISKINAN, TIDAK MUNGKIN HILANG NAMUN DAPAT DIKURANGI, JADI PADA TITIK DAN NILAI BERAPAKAH KORUPSI DAPAT DITOLERANSI ?

Overall, terimakasih dan semangat berproses…


JIKA INI BAIK BENAR DAN BERGUNA MAKA SEBARKANLAH


(First Meet) Jumat 2 September 2014 08.30  Lt 3.5 (314) basecamp Pusat Data Liburan semester sudah berakhir, tapi perkuliahan...

(First Meet)
Jumat 2 September 2014 08.30
 Lt 3.5 (314) basecamp Pusat Data



Liburan semester sudah berakhir, tapi perkuliahan belum dimulai, jumat kala itu saya mulai aktivitas akademis pertamaku di semester 5. Pusat data feb, tidak ada rencana untuk bergabung, namun atas saran dari tetuah (mas wahyu) untuk mendaftar akhirnya sayapun bergabung juga dengan organisasi baru ini, tidak ada rencana besar hanya ingin menikmati saja prosesnya, Cuma ada sedikit pesat hati yang terdalam (ingin bener bener bisa riset, dan minimal dalam 1 tahun saya bisa buat produk riset yang hebat) untuk lebih namun sepanjang proses disini saya hiraukan semua itu.

Oke lanjut saja, dipertemuan ini, seperti layaknya organisasi lainnya, overview singkat tentang organisasi (supporting world class university from research), tujuan (publikasi jurnal, the real research,dll), pengampus organisasi (pak rumaya, pak iman, dan beberapa dosen utama yang konsen di riset juga), serta teman teman lainnya ( 33 orang, ngak appal namanya), ya itu yang biasa, ada tambahan materi yang membuat saya tertarik dengan first meeting kali ini.

Sebagai seorang mahasiswa kita dituntut untuk memiliki personal learning target kata pak iman, tapi sejujurnya saya bukan orang yang seperti itu, saya lebih suka menikmati proses daripada mentarget. Di pusat data ini setiap mahasiswa akan diproses selama 6 bulan, setelah itu akan dilakukan evaluasi dan tindak lanjut terkait program dan keberlanjutan kita.

Saat itu juga coach pertamanya adalah Mr Mubin : Dosen IE FEB UNAIR, kita berdiskusi tentang riset, yaps garis bawahi kalau riset itu penemuan baru, beberapa jenis riset yang berkembang ada beraneka ragam, diantaranya adalah riset teoritis (memecahkan pertanyaan dari teori teori yang ada), riset empiris (memecahkan masalah sosial yang ada di masyarakat),

Kita juga berdiskusi tentang bagaimana memulai riset, yaps untuk memulai riset kita perlu menentukan topic riset, dalam menentukan topic yang benar dan menarik kita bisa melihat dari topic yang banyak ditulis oleh ahli, atau kita juga bisa mencari topic kekinian (novely).

Metodenya juga ada yang kualitatif (cerita cerita gitu haha) ada juga yang kuantitatif ( angka angka deh), tujuan riset sendiri mulai sekali, riset dimaksutkan untuk mencari dan menyebarkan sesuatu untuk perbaikan kemanusiaan,

Terkait sumber referensi riset kita juga belajar banyak, referensi bisa berasal dari sumber primer (buku, jurnal, laporan lembaga, working paper) atau sumber sekunder yang berasal daro majalah, Koran, seminar, dll, tapi ini tidak direkomendasikan untuk sumber utama, hanya dapat dijadikan sebagai supporting ide saja.

Secara general struktur sebuah paper dapat terdiri dari : Title, Abstract, Introduction ( motivation aims, contributions),Methode, Result, Discussion, References, di akhir diskusi kita juga diberikan tips tips untuk penelitian adalah : Sediakan waktu untuk meneliti (time to research), Tujuan yang jelas (Realistic Goal), Baca-tulis-diskusi dan buat kesalahan – lakukan berulang (read –write –discuss- make mistake)

Kutipan pagi itu :
- Kita tidak bisa menyelesaikan masalah baru dengan metode lama – “Einstein”
- Inovasi dihasilkan dari Rutinitas dan Kepercayaan dan Kontribusi dari Literatur –

Yaps itu pertemuan pertama, semoga berkah…

JIKA INI BAIK, BENAR DAN BERGUNA MAKA SEBARKANLAH


sumber lain Globalisasi dan modernisasi mendorong perkembangan media menjadi sangat pesat, setiap sudut wilayah kini mampu mendapatka...

sumber lain

Globalisasi dan modernisasi mendorong perkembangan media menjadi sangat pesat, setiap sudut wilayah kini mampu mendapatkan informai secara cepat, media mampu menjadi alat efektif dalam memainkan peranannya sebagai penentu pola pikir manusia, ketika media secara berkelanjutan menampilkan dan menginformasikan tentang sebuah kebijaksanaan maka nasyarakat akan bersikap bijaksana, sebaliknya juga demikian, apabila media menginformasikan sebuah propaganda keburukan maka cepat atau tidak masyarakat akan mengikutinya. Oleh karena itu di era sekarang penguasa seuatu bangsa sejatinya adalah penguasa media.

Semua kalangan sudah terbuka akan pentingnya akses informasi, terlebih lagi kalangan muda, kita mengetahui bahwa 2030 indonesia mengalami puncak bonus demografi dimana jumlah kaum muda lebih banyak  sehingga target pasar media sekarang diarahkan pada kaum muda, oleh karenanya beberapa media sudah mengarahkan pemasaran informasinya melalui media online karena tidak sedikit kaum muda yang lebih menyukai informasi melalui media online, Dua poin penting dalam menunjukan peran seorang jurnalis diataslah membuat saya tertarik menjadi seorang jurnalis. Jurnalis mampu mengarahkan peradaban melalui pengaruh pola pikir informasi jurnalistik, jurnalis juga mampu mengoptimalkan potensi kaum muda di era bonus demografi. Selain saya tertarik menjadi seorang jurnalis, saya juga menegaskan bahwa saya pantas menjadi seorang jurnalis. Pengalaman dalam dunia kepenulisan sudah saya alami sejak masa Sekolah Menengah Pertama smapai sekarang, baik bergadung dalam lembaga penalaran maupun lembaga pers pernah saya alami, mulai dari staff kepenulisan sampai pimpinan redaksi juga pernah saya alami, sehingga dalam dunia kepenulisan dan jurnalistik tidak terlalu asing bagi saya, selain itu juga untuk menegaskan kembali bahwa saya pantas menjadi seorang jurnalis adalah sikap kritis, skeptis dan selalu mencari solusi di setiap masalah yang ada.

Beberapa produk jurnalistik sudah pernah saya hasilkan, mulai dari produk buletin marjinal, majalah sektor, jurnal ilmiah skema, itu semua diproduksi saat saya menjabat sebagai pimpinan redaksi di LPPM SEKTOR FEB UNAIR 2014 -2015. Selain dari beberapa produk diatas, tidak sering juga saya menulis beberapa artikel bebas baik berupa opini ataupun artikel ilmiah.

Selain sudah berpengalaman dalam dunia jurnalistik dan sudah menghasilkan beberapa produk jurnalistik saya juga memiliki banyak pengalaman dalam melakukan observasi ke beberapa daerah, terakhir saya melakukan observasi dan survey di wilayah Kedungadem Bojonegoro, sikap tidak segan dengan orang baru dan niatan untuk memperoleh informasi menjadi motif utama dalam setiap perjalanan saya ke setiap daerah.


Dari rangkaian tulisan diatas dapat saya sarikan bahwa ketertarikan saya akan jurnalistik sangat tinggi dimana jurnalistik mampu mengarahkan peradaban menjadi yang lebih baik lagi, pengalaman pengalaman saya mulai dari staff kepenulisan sampai pimpinan redaksi serta pengalaman langsung turun lapangan memantaskan diri saya sebagai seorang jurnalis muda.

Saya menulis surat ini sebagai wujud ketertarikan saya untuk menjadi seorang peneliti muda, sebagai seorang mahasiswa dengan berbagai p...


Saya menulis surat ini sebagai wujud ketertarikan saya untuk menjadi seorang peneliti muda, sebagai seorang mahasiswa dengan berbagai pengalaman dalam dunia penelitian sejak masa SMP sampai saat ini, saya lebih percaya diri untuk bergabung dalam tim dengan passion yang sama yaitu penelitian. Sikap kritis, skeptis dan selalu mencari solusi dalam setiap permasalahan yang ada serta sikap pantang menyerah dalam setiap masalah membuat saya selalu siap dalam meneliti. Beberapa tema penelitian sudah pernah saya lakukan mulai dari kategori fenomena sosial, inovasi produk, sampai pengaruh kondisi perekonomian, namun kebanyakan dari penelitian yang saya lakukan lebih pada aspek perekonomian misalnya saja terkait perkoperasian, perpajakan, UMKM, kemiskinan, ketimpangan, potensi wilayah, dan lain sebagainya.

Kebutuhan peneliti di indonesia sangat memprihatinkan , data yang saya terima dari LIPI menunjukan bahwa di Amerika Serikat ada 3000 peneliti setiap 1 juta penduduk, di korea selatan ada 4000 peneliti di setiap 1 juta penduduk, sedangkan di indonesia hanya ada 34 peneliti di setiap 1 juta penduduknya, di Lipi sendiri ada 1300 peneliti sedangkan kebutuhannya adalah 5000 peneliti. Data tersebut menjadikan saya lebih tertarik untuk menjadi seorang peneliti muda di FEB UNAIR.

Penelitian yang ingin saya lakukan dalam masa yang akan dating adalah penelitian terkait kemiskinan dan kesejahteraan (welfare), bukan hanya dalam referensi tapi juga penelitian secara riil turun kelapangan, sampai pada akhirnya saya bisa membuat usulan kebijakan (proposal policy), selain dari itu saya juga tertarik meneliti aspek lingkungan hidup dalam perspektif ekonomi, saya berharap dapat menjadi seorang peneliti yang memiliki daya analist yang tinggi termasuk juga kemampuan sebagai seseorang yang bisa memposisikan diri sebagai seorang decision maker (pengambil kebijakan) yang mampu memberikan kesejahteraan yang lebih nyata pada masyarakat.

Terimakasih, semoga dari surat ini dapat mengambarkan secara mendalam tentang ketertarikan saya pada kebutuhan menjadi seorang peneliti muda.

                                                                                       

PENDAHULUAN Himpunan Mahasiswa islam (Hmi) merupakan organisasi pengkaderan yang mengedepankan proses untuk terbinanya insan akademis...


PENDAHULUAN
Himpunan Mahasiswa islam (Hmi) merupakan organisasi pengkaderan yang mengedepankan proses untuk terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah Subhanahu wata’ala (Tujuan Hmi : Bab III Pasal 4 AD HmI). HmI telah berproses selama 71 tahun sejak berdirinya pada 14 Rabiul Awal 1366 H (atau 69 tahun pada kalender masehi) dan terus berproses untuk mewujudkan konsepan “Harapan Masyarakat Indonesia” yang pernah diucapkan Panglima Besar Jenderal Sudirman pada Milad pertama HmI 1948. Keseluruan konsep diatas merupakan Doa untuk kader HmI dalam berproses guna menjadi loyalis yang bermanfaat untuk HmI dan NKRI.
Era modernisasi telah mengubah karakter bangsa termasuk juga kader HmI, sehingga konsepan mulia untuk menjadi loyalis mulai bergeser dan ditinggalkan. Generasi muda abad 21 didominasi oleh generasi muda bergaya – Y, yaitu generasi muda kelahiran tahun 1981-1999 yang mengedepankan individualistik, bersifat mandiri dan kurang mementingkan kepakaran (Don Tapscott). Sehingga jelas organisasi akan kehilangan kader yang loyal karena kadernya lebih mementingkan aspek individualistik dan jauh dari kepakaran, oleh karena itu langkah kongkret untuk mengembalikan ruh kader insan cita yang loyal pada HmI dan NKRI sangat dibutuhkan. Strategi yang dapat diimplementasikan adalah menciptakan budaya baca, tulis, diskusi pada kader Hmi karena dengan membaca kita mengetahui dunia, dengan menulis kita diketahui dunia dan dengan berdiskusi kita bisa berbagi pada dunia. Konsep baca tulis diskusi menjadikan kader HmI bisa mengetahui kebutuhan HmI lalu berusaha dengan sunguh sungguh dan loyal untuk memenuhinya, dan pada nantinya keloyalan kader pada HmI akan terjadi pula pada bangsa Indonesia (NKRI).
PEMBAHASAN
Kader Loyalis dan Generasi Y
Generasi abad 21 terkenal sebagai generasi Y yang individualistic yang pada kehidupan organisasi lebih mengedepankan sikap oportunis daripada loyalis. untuk memperbaiki keadaan generasi Y tersebut maka pola kegiatan organisasi perlu lebih menekankan asas kebermanfaatan pribadi dan organisasi sehingga generasi Y ini akan berkontribusi secara aktif karena dalam setiap kegiatan organisasi yang diselenggarakan selalu mengemas kebermanfaatan organisasi dengan label kebermanfaatan pribadi, beberapa kegiatan yang dapat dilakukan adalah forum belajar membaca bersama, kajian kepenulisan dan diskusi peradaban.
Strategi Baca – Tulis – Diskusi
Kebermanfaatan organisasi yang dikemas dengan label kebermanfaatan pribadi dapat dilakukan dengan kegiatan baca tulis dan diskusi. Membaca adalah jendela dunia, dimana dengan membaca seseorang akan mengetahui dunia secara pasti bukan hanya dalam imajinasi, membaca bukan hanya pada buku tapi juga pada kondisi masyarakat yang ada, dengan membaca maka kebutuhan di organisasi dan di masyarakat dapat kita ketahui kita akan menjadi generasi yang peka sosial.
Menulis membuat seorang bisa diketahui oleh dunia, secara mendasar tulisan kita adalah tulisan yang bersumber dari hasil bacaan kita, baik yang berasal dari buku ataupun dari kondisi masyarakat. Menulis mendekatkan langkah seorang untuk menjadi setia (loyal) pada organisasi yang ada, karena ketika seorang menulis dimana penulis dituntut untuk sabar, ikhlas dan berorientasi pada proses dan hal ini identik dengan seorang yang setia (loyal) dimana ia harus sabar dan ikhlas dalam berproses maka dari itu arahkan kader untuk menulis maka secara langsung atau tidak kader akan memiliki sifat sabar, ikhlas dan mengedepankan proses sehingga itu adalah benih karakter loyal pada organisasi.
Berdiskusi sama halnya dengan berbagi pada dunia, dengan berdiskusi maka kita dididik untuk berbagi gagasan kita pada orang dan legowo jika gagsan kita tidak diterima, berdiskusi adalah tahapan lanjutan untuk menjadi loyalis sejati karena setelah kita memahami kondisi dengan membaca dan memiliki sikap dasar seorang loyalis (sabar, ikhlas, dan berorientasi proses) maka selanjutnya kita membagikan pemahaman dan sikap loyalis kita pada kader lainnya, sehingga bukan individu saja yang loyal tapi keseluruan kader akan loyal dan inilah yang mengerakan HmI untuk menebar kebermanfaatan pada Agama dan Bangsa.
Terwujudnya Insan Cita
Insan Akademis, Pencipta, Pengabdi bisa terwujud dari proses membaca, menulis dan berdiskusi, secara tidak langsung ketika kita membaca maka kita akan berproses menuju insan akademis yang cerdas dan bermoral. Menulis merupakan proses untuk menjadikan kader sebagai insan Pencipta karena dengan menulis maka dia bisa membuat karya atau ciptaan, dan berdiskusi ialah proses mewujudkan insan pengabdi yang suka berbagi dan memberi tanpa pamrih. Keseluruan proses baca, tulis, diskusi akan menciptakan insan cita yang sejati.

PENUTUP
Loyalitas Kader HmI yang intelektual dan Religious bisa diwujudkan dengan membaca, menulis dan berdiskusi yang berlandaskan nilai ketuhanan dan kemanusiaan. Loyalitas kader HmI secara simultan akan menciptakan loyalitas pada NKRI karena HmI itu Keislaman – Keindonesian – Kemahasiswaan.

Yakinkan dengan Iman – Usahakan dengan Ilmu – Sampaikan dengan Amal.

Bidang usaha merupakan bidang atau bagian yang mengelola masalah usaha atau kegiatan koperasi yang bertujuan memperoleh pendapatan atau...


Bidang usaha merupakan bidang atau bagian yang mengelola masalah usaha atau kegiatan koperasi yang bertujuan memperoleh pendapatan atau keuntungan.Bidang usaha sangat ertat kaitannya dengan koperasi mahasiwa,karena dinamakan koperasi karena didalamnya itu terdapat usaha usaha.oleh karena itu maka ketika usaha dalam koperasi berkembang maka koperasi itu sendiri juga dapat dikatakan Berjaya.dalam perkembangannya bidang usaha kopma UM sudah luar biasa akan tetapi untuk lebih meningkatkan bidang usaha menjadi yang sangat luar biasa maka perlu strategi strategi khusus,diantaranya dalap dilakukan melaui dua jalan yaitu intensifikasi usaha dan ekstensifikasi usaha,intensifikasi usaha dapat dilakukan melalui perbaikan sistem dan kinerja perangkat koperasi yang dalm hal ini adalah pengurus dan pegawai.Selain upaya intensifikasi,upaya lain yang dapat dilakukan adalah ekstensifikasi usaha yaitu dengan melakukan penambahan unit unit usaha yang ada.
Upaya yang dapat dilakukan melaui intensifikasi usaha adalah memperbaiki kinerja dan sistem yang ada dalam bidang usaha kopma,misalnya pada bidang usaha minimarket,untuk meningkatkan pendapatan dari bidang usaha ini pengurus dan pegawai dapat menerapkan strategi pemasaran yaitu marketing mix,pengurus harus mampu mengetahu produk yang dibutuhkan anggota,berapa harga yang diinginkan anggota,bagaimana tataruang minimarket yang strategis dan bagaimana serta kapan waktu promosi dilakukan.semua itu dapat terjawab dengan bekerjasama dengan tim peneliti dalam kopma,dari berbagai pertanyaan diatas maka dapat ditarik suatu solusi yaitu produk yang dibutuhkan anggota adalah kebutuhan primer anggota(mahasiswa) pada umumnya,produk yang saat ini lagi booming,produk yang menarik dan unik, mengenai harga yang diinginkan kita bisa gunakan strategi penentuan harga, baik itu melalui penentuan harga secara biasa dalam artian harga beli ditambah dengan persentase keuntungan yang diinginkan atau mungkin melakukan potongan atau diskon pada barang khusus,atau mungkin bekerjasama dengan PMI atau lembaga kemasyarakatan lain sehingga pola pikir anggota menjadi “ ketika belanja dikoperasi itu sama dengan mendonasikan uang atau mensedekahkan uang untuk yang membutuhkan,jadi selain berbelanja juga bersedekah” dan berbagai strategi penentuan harga diatassemata mata bertujuan untuk menciptakan perdagangan yang saling mnguntungkan, selanjutnya mengenai tataruang minimarket yang strategis,tata ruang yang strategis bisa dilakukan dengan membuat penataan yang menarik pembeli atau dapat juga dengan meletakkan barang-barang yang sering dibeli konsumen didepan atau dilokasi ramai hal ini bertujuan agar konsumen langsung terlayani.Hal yang terakhir yaitu promosi atau pemasaran,promosi pemasaran kopma dapat dilakukan melaui periklanan di internet melalui facebook,twiter,dan jejaring social lainnya,selain periklanan kopma juga dapat melakukan pemasaran melalui personal selling yaitu langsung mendatangi konsumen untuk promosi,publisitas yaitu pemasaran melalui brosur dan pamflet,atau mungkin promosi melalui bagian hubungan masyarakat yaitu dengan melakukan kegiatan sosial seperti pembagian dana social dan dana pendidikan,hal ini bertujuan untuk memunculkan kepercayaan dan menjalin kerjasam secara transparan pada masyarakat secara umum dan anggota secara khusus.
Selain upaya marketing mix diatas upaya intensifikasi yang dapat dilakukan yaitu melakukan kerjasama dan jaringan usaha koperasi,kopma dapat bekerjasama dengan berbagai usaha diluar universitas untuk lebih meningkatkan upaya dalam pemenuhan kebutuhan anggota misalnya berkeja sama dengan unit usaha potong rambut,tambal ban atau mungkin bekerjasama dengan koperasi mahasiswa lain hal ini bertujuan untuk salaing bertukan kebermanfaatan dan saling menguntungkan atau menciptakan perdagangan yang tidak saling merugikan.aspek intensifikasi diatas perlu dilakukan dengan semangat,kerja keras,dan optimism yang tinggi.
Ekstensifikasi usaha dapat dilakukan dengan berbagai pengembangan usaha diantaranya usaha percetakan,persewaan terop,penginapan,asuransi jasa simpan.
Percetakan merupakan usaha yang memiliki peluang besar dalam pengembangannya di kopma,produk percetakan seperti baner,poster,pamphlet,kartu nama dan lain sebagainya merupakan produk yang sering dibutuhkan oleh anggota koperasi di lingkungan universitas misalnya poster untuk acara lomba,banner,kartu nama,brosur dan pamflet untuk acara pemilihan BEM,HMJ,acara acara yang diadakan oleh mahasiswa baik tingkat universitas atau tingkat fakultas.,melihat peluang usaha percetakan yang luar biasa maka kopma haruslah mengaktualisasikannya dalam bentuk pembelian peralatan dan perlengkapan percetakan atau mungkin melakukan kerjasama dengan percetakan untuk mewadahi kebutuhan anggota terhadap produk percetakan,selain produk percetakan diatas,usaha percetakan juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan percetakan buku,majalah dan surat kabar,semua produk percetakan diatas bertujuan untuk mensejahterakan anggota.
Penginapan sekarang merupakan usaha yang sering dijadikan sebagai usaha sampingan yang menguntungkan,kopma dapat membuat penginapan dan hal ini dilator belakangi dengan banyaknya acara perlombaaan yang diadakan universitas dan membutuhkan penginapan yang berkualitas dan terjangkau,selain penginapan kpma juga dapat mendirikan kos’’an atau mungkin kontrakan.
Asuransi adalah usaha yang mengalami perkembangan di Indonesia, sadar atau tidak pola pikir Indonesia mengenai upaya untuk menjaga dan melindungi dirinya sudah mulai berkembang,banhyak usaha asuransi jasa dan asuransi kesehatan yang ditawarkan,koperasi mahasiswa sendiri hendaknya menyediakan asuransi untuk anggotanya yaitu dengan mengadakan kerjasama usaha,misalnya untuk menjaga kesehatan anggota kopma dapat bekerja sama dengan asuransi kesehatan.dan dalam menyediakan fasilitas simpan hendaknya kopma juga menyediakan.karena hal ini bertujuan untuk menfasilitasi anggota yang ingin menyimpan uangnya di kopma,kopma juga harus menampilkan iunovasi dalam produk simpanan ini misalnya dengan tidak ada biaya administrasi dan potongan potongan,dan perjanjian dengan anggota yang menyimpan untuk pengelolahan dana simpanan anggota untuk digunakan dalam mengembangkan usaha dan setelah itu antara kopma dan anggota bisa melakukan bagi hasil.
Semua usaha pengembangan diatas hendaknya dilakukan dengan kegigihan,optimis, percaya,komitmen yang tinggi,kerjasama yang solid antar lini,dan juga menerapkan asas koperasi gotong royong dan kekeluargaan,yang terakhir yaitu upaaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan atau istiqomah.
Secara garis besar dalam upaya pengembangan usaha ini adalah rencana besar,kepercayaan tinggi,dan mulai mewujudkan rencana besar,setelah itu berdoa dan berserah diri.semangat sukses untuk kopma,” Bukan sebera jauh langkah kopma tapi sebera bermanfaat langkah kopma untuk anggota kopma”.




Koperasi merupakan soko guru perekonomian Indonesia,pada tingkatan universitas soko guru perekonomian diaktualisasikan dalam wujud kope...


Koperasi merupakan soko guru perekonomian Indonesia,pada tingkatan universitas soko guru perekonomian diaktualisasikan dalam wujud koperasi mahasiswa (kopma). Koperasi mahasiswa merupakan koperasi yanga nggotanya adalah mahasiswa aktif dalam suatu universitas.
            Pada era globalisasi dan modernisasi saaat ini,koperasi mahasiswa masih belum menunjukan perannya sebagi soko guru perekonomian di tingkat universitas,hal ini terbukti dengan kurangnya partisipasi anggota dalam memajukan koperasi,kurangnya kebermanfaatan yang diberikan kepada anggota serta rendahnya inovasi dan kreasi dalam mengembangkan bidang usaha yang ada,Beberapa hal tersebutbaik secara langsung maupun tidak langsung membutuhkan upaya penyelesaian,upaya tersebut semata-mata hanya inginnmembangkitkan kembali peran kopma sebagai agen kesejahteraan mahasiswa.
Kebangkitan kopma dalam upaya menunjukan jati dirinya dapat dilakukan dengan pembentukan tim peneliti dan tim pengabdian, perbaikan sistem informasi dan pengembangan bidang usaha kopma.
Sebagai dasar dalam mengembangkan kopma,penelitian dan pengabdian dalam hal ini merupakan hal yang fundamental atau mendasar yang harus dilakukan kopma.Penelitian yang dimaksud adalah uoaya yang mengkaji beberapa aktifitas kopma dengan tujuan untuk meneliti berbagai tindakan dalam organisasi kopma untuk menuju pada efektifitas dan efisiensi usaha serta optimalisasi kinerja organisasi yang ada.Bentuk penelitian yang dapat dilakukan diantaranya adalah penelitian perilaku anggota koperasi,peneliti ini bertujuan untuk mengetahui apa saja yang sebenarnya dibutuhkan oleh anggota koperasi,bagaimana respon anggota terhadap pelayanan dan kesejahteraan anggota.Selain penelitian terhadap perilaku anggota,tim peneliti juga dapat meneliti mengenai identifikasi permasalahan yang ada dalam kopma serta memberikan solusi yang efektif.misalnya dalam bidang keuangan,peneliti dapat meneliti bagaimana koperasi bisa melakukan efektifitas usaha dengan sistem pembukuan  koperasi yang ada,dalam bidang administrasi sendiri tim peneliti dapat menyumbangkan hasil penelitiannya untuk membuat sistem administrasi yang sistematis cepat,tepat dan akurat.Upaya penelitian ini tidak hanya dalam hal diatas saja akan tetapi bisa dikembangkan lebih luas lagi,dan penelitian tersebut juga berdifat member kebermanfaatan  dalam pengembangan dan upaya membankitkan kembali agen kesejahteraaan mahasiswa.
Selain upaya penelitian,upaya lain yang memerlukan tim dalam proses pelaksanaannya adalah pengabdian,pengabdian juga sangat erat kaitannya dengan penelitian,secara garis besar kita harus tahu bahwa sejatinya kopma bukan organisasi yang hanya mengorientasikan untuk usaha dalam aspek ekonomi saja akan tetapi kopma juga hendaknya dan harusnya mengembangkan wawasan dan pendidikan perkoperasian.dan dalam hal ini dapat dilakukan melalui megnabdikan diri untuk secara langsung turun dan menjadi pelaksana pendidikan perkoperasian,kegiatan yang dapat dilakukan oleh tim pengabdian adalah mengunjungi SMA yang ada diwilayah kabupaten atau Kota untuk melakukan sosialisasi tentang betapa pentingnya koperasi dalam menciptakan perekonomian Indonesia yang sejahtera dan makmur,dan di SMA itu pula tim peneliti memiliki kewajiban untuk membantu dan mendukung berbagai upaya dalam mengembangkan koperasi yang ada yaitu koperasi siswa,pengembangan koperasi siswa tersebut dimaksudkan untuk menjadikan koperasi siswa sebagai media pembelajaran kewirausahaan bagi siswa.
Dalam membangkitkan agen kesejahteraan ini tidak hanya dapat dilakukan dengan penelitian dan pengabdian saja,akan tetapi perbaikan sistem informasi merupakan hal fundamental kedua yang perlu dilakukan.
Sistem informasi koperasi memiliki tujaun untuk memberikan informasi perkoperasian pada masyarakat secara umum dan anggota secara khusus,informasi yang ada dapat berupa wawasan perkoperasian ayaupun wawasan umum.Selama ini kopma cenderung acuh tak acuh pada sistem informasi ini,hal ini dibuktikan dengan tidak terurusnya website koperasi mahasiswa,majalah dinding yang kurang menarik serta tidak adanya surat kabar atau majalah yang diterbitkan oleh kopma,dan semua hal itu dapat dijadikan evaluasi pada seluruh perangkat kopma agar dapatkembali berbenah untuk menciptakan sistem informasi yang kreatif dan inovatif,hal ini dapat dilakukan melalui pengaktifan kembali website kopma dan mengupload data atau informasi yang terbaru sehingga memunculkan kebermanfaatan pada seluruh orang.selain itu majalah dinding dan surat kabardapat diaktifkan dan diterbitkan.Surat kabar atau majalah koperasi dapat diterbitkan setiap triwulan atau semesteran,isi dari surat kabar atau majalah kopma sendiri bisa berupa semua tentang koperasi mahasiswa,perkembangan universitas atau pengetahuan umum,ketika seluruh indicator sistem informasi yang ada telah diperbaiki maka langkah selanjutnya adalah melakukan dengan komitmen yang tinggi secra berkelanjutan,
Penelitian dan pengabdian merupakan dasar dalam men]mbangkitkan kembali kopma,perbaikan sistem merupana upaya pendukung dan pendorong kebangkitan kopma,dan upaya yang terakhir merupakan upaya visioner yang menjadi ujung tombak dalam mengembangkan kopma daan membangkitkan kopma untuk menjadi agen kesejahteraan mahasiswa,upaya tersebuta adalah pengembangan bidang usaha kopma.
Pengembangan usaha kopma haruslah memilki syarat mutlak untuk kreatif dan inovatif,salah satu bidang usaha yang dapat dikembangkan dikopma adalah percetakan,persewaan terop dan penginapan.
Melihat begitu banyaknya acara yang dilakukan oleh mahasiswa ditingkat universitas,dan dalam pelaksanaannya acara acar tersebut membutuhkan baner,poster dan hampir keseluruhan produk percetakan,melihat peluang yang semacam itu kopma harus peka dan mewujudkannya dengan membeli peralatan dan percetakan atau mungkin melakukan kerjasama dengan percetakan untuk mewadahi kebutuhan anggota terhadap produk percetakan,selain untuk percetakan banner dan poster,kopma juga dalapat membuat percetakan buku,majalah atau jurnal,hal ini bertujuan untuk memfasilitasi anggota yang memiliki bakat menulis yang ingin mencetak buku yag telah dibuatnya.selain itu juga terop merupakan kebutuhan yang biasanya terdapat disetiap acara-acara di universitas,sehingga kopma hendaknya menyediakan juga agar anggota merasa terpuaskan.
Melihat beberapa perkembangan universitas yang memiliki penginapan maka hendaknya dan direkomendasikan agar setiap kopma yang ada juga punya usaha penginapan,hal ini bertujuaan untuk melayani anggota secara khususnya dan masyarakat secara umum,target pasar dari usaha penginapan ini adalah siswa yang mengikuti lomba-lomba di universitas yang membutuhkan penginapan yang berkualitas dan terjangkau.
Semua pengembangan usaha diatas harus dilakukan riset pasar terlebih dahulu untuk lebih mendapatkan data yang akurat dalam melaksanakan upaya pengembangan usaha tersebut.
Koperasi mahasiswa sejatinya merupakan soko guru perekonomian Indonesia di tingkat Universitas yang akhir-akhir ini kurang menunjukan perannya sebagai agen kesejahteraan mahasiswa,upaya yang dapat dilakukan untuk membangkitkan kembali kopma sebagi agen kesejahteraan adalah pembentukan timpeneliti dan pengabdian yang bertujuan untuk menyejahterakan anggota melalui keghiatan penelitian dan pengabdian dengan menititk beratkan pada upaya efektifitas dan efisiensi usaha serta kebermanfaatan untuk anggota dan masyarakat.upaya kedua yang dapat dilakukan adalah perbaikan sistem informasi melalui perbaikan sistem diwebsite,pengembangan majalah dinding dan penerbitan surat kabar atau majalah kopma.Upaya yang terakhir sekaligus upaya ujung tombak kebangkitan agen kesejahteraan yaitu pengembangan bidang usaha yang dapat dilakukan dengan usaha percetakan,persewaan terop,dan penginapan,keseluruhan upaya diatas membutuhkan komitmen yang tinggi yang dilakukan secara berkelanjutan.