Tampilkan postingan dengan label KEHIDUPAN. Tampilkan semua postingan

PENDAHULUAN Himpunan Mahasiswa islam (Hmi) merupakan organisasi pengkaderan yang mengedepankan proses untuk terbinanya insan akademis...


PENDAHULUAN
Himpunan Mahasiswa islam (Hmi) merupakan organisasi pengkaderan yang mengedepankan proses untuk terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah Subhanahu wata’ala (Tujuan Hmi : Bab III Pasal 4 AD HmI). HmI telah berproses selama 71 tahun sejak berdirinya pada 14 Rabiul Awal 1366 H (atau 69 tahun pada kalender masehi) dan terus berproses untuk mewujudkan konsepan “Harapan Masyarakat Indonesia” yang pernah diucapkan Panglima Besar Jenderal Sudirman pada Milad pertama HmI 1948. Keseluruan konsep diatas merupakan Doa untuk kader HmI dalam berproses guna menjadi loyalis yang bermanfaat untuk HmI dan NKRI.
Era modernisasi telah mengubah karakter bangsa termasuk juga kader HmI, sehingga konsepan mulia untuk menjadi loyalis mulai bergeser dan ditinggalkan. Generasi muda abad 21 didominasi oleh generasi muda bergaya – Y, yaitu generasi muda kelahiran tahun 1981-1999 yang mengedepankan individualistik, bersifat mandiri dan kurang mementingkan kepakaran (Don Tapscott). Sehingga jelas organisasi akan kehilangan kader yang loyal karena kadernya lebih mementingkan aspek individualistik dan jauh dari kepakaran, oleh karena itu langkah kongkret untuk mengembalikan ruh kader insan cita yang loyal pada HmI dan NKRI sangat dibutuhkan. Strategi yang dapat diimplementasikan adalah menciptakan budaya baca, tulis, diskusi pada kader Hmi karena dengan membaca kita mengetahui dunia, dengan menulis kita diketahui dunia dan dengan berdiskusi kita bisa berbagi pada dunia. Konsep baca tulis diskusi menjadikan kader HmI bisa mengetahui kebutuhan HmI lalu berusaha dengan sunguh sungguh dan loyal untuk memenuhinya, dan pada nantinya keloyalan kader pada HmI akan terjadi pula pada bangsa Indonesia (NKRI).
PEMBAHASAN
Kader Loyalis dan Generasi Y
Generasi abad 21 terkenal sebagai generasi Y yang individualistic yang pada kehidupan organisasi lebih mengedepankan sikap oportunis daripada loyalis. untuk memperbaiki keadaan generasi Y tersebut maka pola kegiatan organisasi perlu lebih menekankan asas kebermanfaatan pribadi dan organisasi sehingga generasi Y ini akan berkontribusi secara aktif karena dalam setiap kegiatan organisasi yang diselenggarakan selalu mengemas kebermanfaatan organisasi dengan label kebermanfaatan pribadi, beberapa kegiatan yang dapat dilakukan adalah forum belajar membaca bersama, kajian kepenulisan dan diskusi peradaban.
Strategi Baca – Tulis – Diskusi
Kebermanfaatan organisasi yang dikemas dengan label kebermanfaatan pribadi dapat dilakukan dengan kegiatan baca tulis dan diskusi. Membaca adalah jendela dunia, dimana dengan membaca seseorang akan mengetahui dunia secara pasti bukan hanya dalam imajinasi, membaca bukan hanya pada buku tapi juga pada kondisi masyarakat yang ada, dengan membaca maka kebutuhan di organisasi dan di masyarakat dapat kita ketahui kita akan menjadi generasi yang peka sosial.
Menulis membuat seorang bisa diketahui oleh dunia, secara mendasar tulisan kita adalah tulisan yang bersumber dari hasil bacaan kita, baik yang berasal dari buku ataupun dari kondisi masyarakat. Menulis mendekatkan langkah seorang untuk menjadi setia (loyal) pada organisasi yang ada, karena ketika seorang menulis dimana penulis dituntut untuk sabar, ikhlas dan berorientasi pada proses dan hal ini identik dengan seorang yang setia (loyal) dimana ia harus sabar dan ikhlas dalam berproses maka dari itu arahkan kader untuk menulis maka secara langsung atau tidak kader akan memiliki sifat sabar, ikhlas dan mengedepankan proses sehingga itu adalah benih karakter loyal pada organisasi.
Berdiskusi sama halnya dengan berbagi pada dunia, dengan berdiskusi maka kita dididik untuk berbagi gagasan kita pada orang dan legowo jika gagsan kita tidak diterima, berdiskusi adalah tahapan lanjutan untuk menjadi loyalis sejati karena setelah kita memahami kondisi dengan membaca dan memiliki sikap dasar seorang loyalis (sabar, ikhlas, dan berorientasi proses) maka selanjutnya kita membagikan pemahaman dan sikap loyalis kita pada kader lainnya, sehingga bukan individu saja yang loyal tapi keseluruan kader akan loyal dan inilah yang mengerakan HmI untuk menebar kebermanfaatan pada Agama dan Bangsa.
Terwujudnya Insan Cita
Insan Akademis, Pencipta, Pengabdi bisa terwujud dari proses membaca, menulis dan berdiskusi, secara tidak langsung ketika kita membaca maka kita akan berproses menuju insan akademis yang cerdas dan bermoral. Menulis merupakan proses untuk menjadikan kader sebagai insan Pencipta karena dengan menulis maka dia bisa membuat karya atau ciptaan, dan berdiskusi ialah proses mewujudkan insan pengabdi yang suka berbagi dan memberi tanpa pamrih. Keseluruan proses baca, tulis, diskusi akan menciptakan insan cita yang sejati.

PENUTUP
Loyalitas Kader HmI yang intelektual dan Religious bisa diwujudkan dengan membaca, menulis dan berdiskusi yang berlandaskan nilai ketuhanan dan kemanusiaan. Loyalitas kader HmI secara simultan akan menciptakan loyalitas pada NKRI karena HmI itu Keislaman – Keindonesian – Kemahasiswaan.

Yakinkan dengan Iman – Usahakan dengan Ilmu – Sampaikan dengan Amal.

Bidang usaha merupakan bidang atau bagian yang mengelola masalah usaha atau kegiatan koperasi yang bertujuan memperoleh pendapatan atau...


Bidang usaha merupakan bidang atau bagian yang mengelola masalah usaha atau kegiatan koperasi yang bertujuan memperoleh pendapatan atau keuntungan.Bidang usaha sangat ertat kaitannya dengan koperasi mahasiwa,karena dinamakan koperasi karena didalamnya itu terdapat usaha usaha.oleh karena itu maka ketika usaha dalam koperasi berkembang maka koperasi itu sendiri juga dapat dikatakan Berjaya.dalam perkembangannya bidang usaha kopma UM sudah luar biasa akan tetapi untuk lebih meningkatkan bidang usaha menjadi yang sangat luar biasa maka perlu strategi strategi khusus,diantaranya dalap dilakukan melaui dua jalan yaitu intensifikasi usaha dan ekstensifikasi usaha,intensifikasi usaha dapat dilakukan melalui perbaikan sistem dan kinerja perangkat koperasi yang dalm hal ini adalah pengurus dan pegawai.Selain upaya intensifikasi,upaya lain yang dapat dilakukan adalah ekstensifikasi usaha yaitu dengan melakukan penambahan unit unit usaha yang ada.
Upaya yang dapat dilakukan melaui intensifikasi usaha adalah memperbaiki kinerja dan sistem yang ada dalam bidang usaha kopma,misalnya pada bidang usaha minimarket,untuk meningkatkan pendapatan dari bidang usaha ini pengurus dan pegawai dapat menerapkan strategi pemasaran yaitu marketing mix,pengurus harus mampu mengetahu produk yang dibutuhkan anggota,berapa harga yang diinginkan anggota,bagaimana tataruang minimarket yang strategis dan bagaimana serta kapan waktu promosi dilakukan.semua itu dapat terjawab dengan bekerjasama dengan tim peneliti dalam kopma,dari berbagai pertanyaan diatas maka dapat ditarik suatu solusi yaitu produk yang dibutuhkan anggota adalah kebutuhan primer anggota(mahasiswa) pada umumnya,produk yang saat ini lagi booming,produk yang menarik dan unik, mengenai harga yang diinginkan kita bisa gunakan strategi penentuan harga, baik itu melalui penentuan harga secara biasa dalam artian harga beli ditambah dengan persentase keuntungan yang diinginkan atau mungkin melakukan potongan atau diskon pada barang khusus,atau mungkin bekerjasama dengan PMI atau lembaga kemasyarakatan lain sehingga pola pikir anggota menjadi “ ketika belanja dikoperasi itu sama dengan mendonasikan uang atau mensedekahkan uang untuk yang membutuhkan,jadi selain berbelanja juga bersedekah” dan berbagai strategi penentuan harga diatassemata mata bertujuan untuk menciptakan perdagangan yang saling mnguntungkan, selanjutnya mengenai tataruang minimarket yang strategis,tata ruang yang strategis bisa dilakukan dengan membuat penataan yang menarik pembeli atau dapat juga dengan meletakkan barang-barang yang sering dibeli konsumen didepan atau dilokasi ramai hal ini bertujuan agar konsumen langsung terlayani.Hal yang terakhir yaitu promosi atau pemasaran,promosi pemasaran kopma dapat dilakukan melaui periklanan di internet melalui facebook,twiter,dan jejaring social lainnya,selain periklanan kopma juga dapat melakukan pemasaran melalui personal selling yaitu langsung mendatangi konsumen untuk promosi,publisitas yaitu pemasaran melalui brosur dan pamflet,atau mungkin promosi melalui bagian hubungan masyarakat yaitu dengan melakukan kegiatan sosial seperti pembagian dana social dan dana pendidikan,hal ini bertujuan untuk memunculkan kepercayaan dan menjalin kerjasam secara transparan pada masyarakat secara umum dan anggota secara khusus.
Selain upaya marketing mix diatas upaya intensifikasi yang dapat dilakukan yaitu melakukan kerjasama dan jaringan usaha koperasi,kopma dapat bekerjasama dengan berbagai usaha diluar universitas untuk lebih meningkatkan upaya dalam pemenuhan kebutuhan anggota misalnya berkeja sama dengan unit usaha potong rambut,tambal ban atau mungkin bekerjasama dengan koperasi mahasiswa lain hal ini bertujuan untuk salaing bertukan kebermanfaatan dan saling menguntungkan atau menciptakan perdagangan yang tidak saling merugikan.aspek intensifikasi diatas perlu dilakukan dengan semangat,kerja keras,dan optimism yang tinggi.
Ekstensifikasi usaha dapat dilakukan dengan berbagai pengembangan usaha diantaranya usaha percetakan,persewaan terop,penginapan,asuransi jasa simpan.
Percetakan merupakan usaha yang memiliki peluang besar dalam pengembangannya di kopma,produk percetakan seperti baner,poster,pamphlet,kartu nama dan lain sebagainya merupakan produk yang sering dibutuhkan oleh anggota koperasi di lingkungan universitas misalnya poster untuk acara lomba,banner,kartu nama,brosur dan pamflet untuk acara pemilihan BEM,HMJ,acara acara yang diadakan oleh mahasiswa baik tingkat universitas atau tingkat fakultas.,melihat peluang usaha percetakan yang luar biasa maka kopma haruslah mengaktualisasikannya dalam bentuk pembelian peralatan dan perlengkapan percetakan atau mungkin melakukan kerjasama dengan percetakan untuk mewadahi kebutuhan anggota terhadap produk percetakan,selain produk percetakan diatas,usaha percetakan juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan percetakan buku,majalah dan surat kabar,semua produk percetakan diatas bertujuan untuk mensejahterakan anggota.
Penginapan sekarang merupakan usaha yang sering dijadikan sebagai usaha sampingan yang menguntungkan,kopma dapat membuat penginapan dan hal ini dilator belakangi dengan banyaknya acara perlombaaan yang diadakan universitas dan membutuhkan penginapan yang berkualitas dan terjangkau,selain penginapan kpma juga dapat mendirikan kos’’an atau mungkin kontrakan.
Asuransi adalah usaha yang mengalami perkembangan di Indonesia, sadar atau tidak pola pikir Indonesia mengenai upaya untuk menjaga dan melindungi dirinya sudah mulai berkembang,banhyak usaha asuransi jasa dan asuransi kesehatan yang ditawarkan,koperasi mahasiswa sendiri hendaknya menyediakan asuransi untuk anggotanya yaitu dengan mengadakan kerjasama usaha,misalnya untuk menjaga kesehatan anggota kopma dapat bekerja sama dengan asuransi kesehatan.dan dalam menyediakan fasilitas simpan hendaknya kopma juga menyediakan.karena hal ini bertujuan untuk menfasilitasi anggota yang ingin menyimpan uangnya di kopma,kopma juga harus menampilkan iunovasi dalam produk simpanan ini misalnya dengan tidak ada biaya administrasi dan potongan potongan,dan perjanjian dengan anggota yang menyimpan untuk pengelolahan dana simpanan anggota untuk digunakan dalam mengembangkan usaha dan setelah itu antara kopma dan anggota bisa melakukan bagi hasil.
Semua usaha pengembangan diatas hendaknya dilakukan dengan kegigihan,optimis, percaya,komitmen yang tinggi,kerjasama yang solid antar lini,dan juga menerapkan asas koperasi gotong royong dan kekeluargaan,yang terakhir yaitu upaaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan atau istiqomah.
Secara garis besar dalam upaya pengembangan usaha ini adalah rencana besar,kepercayaan tinggi,dan mulai mewujudkan rencana besar,setelah itu berdoa dan berserah diri.semangat sukses untuk kopma,” Bukan sebera jauh langkah kopma tapi sebera bermanfaat langkah kopma untuk anggota kopma”.




Koperasi merupakan soko guru perekonomian Indonesia,pada tingkatan universitas soko guru perekonomian diaktualisasikan dalam wujud kope...


Koperasi merupakan soko guru perekonomian Indonesia,pada tingkatan universitas soko guru perekonomian diaktualisasikan dalam wujud koperasi mahasiswa (kopma). Koperasi mahasiswa merupakan koperasi yanga nggotanya adalah mahasiswa aktif dalam suatu universitas.
            Pada era globalisasi dan modernisasi saaat ini,koperasi mahasiswa masih belum menunjukan perannya sebagi soko guru perekonomian di tingkat universitas,hal ini terbukti dengan kurangnya partisipasi anggota dalam memajukan koperasi,kurangnya kebermanfaatan yang diberikan kepada anggota serta rendahnya inovasi dan kreasi dalam mengembangkan bidang usaha yang ada,Beberapa hal tersebutbaik secara langsung maupun tidak langsung membutuhkan upaya penyelesaian,upaya tersebut semata-mata hanya inginnmembangkitkan kembali peran kopma sebagai agen kesejahteraan mahasiswa.
Kebangkitan kopma dalam upaya menunjukan jati dirinya dapat dilakukan dengan pembentukan tim peneliti dan tim pengabdian, perbaikan sistem informasi dan pengembangan bidang usaha kopma.
Sebagai dasar dalam mengembangkan kopma,penelitian dan pengabdian dalam hal ini merupakan hal yang fundamental atau mendasar yang harus dilakukan kopma.Penelitian yang dimaksud adalah uoaya yang mengkaji beberapa aktifitas kopma dengan tujuan untuk meneliti berbagai tindakan dalam organisasi kopma untuk menuju pada efektifitas dan efisiensi usaha serta optimalisasi kinerja organisasi yang ada.Bentuk penelitian yang dapat dilakukan diantaranya adalah penelitian perilaku anggota koperasi,peneliti ini bertujuan untuk mengetahui apa saja yang sebenarnya dibutuhkan oleh anggota koperasi,bagaimana respon anggota terhadap pelayanan dan kesejahteraan anggota.Selain penelitian terhadap perilaku anggota,tim peneliti juga dapat meneliti mengenai identifikasi permasalahan yang ada dalam kopma serta memberikan solusi yang efektif.misalnya dalam bidang keuangan,peneliti dapat meneliti bagaimana koperasi bisa melakukan efektifitas usaha dengan sistem pembukuan  koperasi yang ada,dalam bidang administrasi sendiri tim peneliti dapat menyumbangkan hasil penelitiannya untuk membuat sistem administrasi yang sistematis cepat,tepat dan akurat.Upaya penelitian ini tidak hanya dalam hal diatas saja akan tetapi bisa dikembangkan lebih luas lagi,dan penelitian tersebut juga berdifat member kebermanfaatan  dalam pengembangan dan upaya membankitkan kembali agen kesejahteraaan mahasiswa.
Selain upaya penelitian,upaya lain yang memerlukan tim dalam proses pelaksanaannya adalah pengabdian,pengabdian juga sangat erat kaitannya dengan penelitian,secara garis besar kita harus tahu bahwa sejatinya kopma bukan organisasi yang hanya mengorientasikan untuk usaha dalam aspek ekonomi saja akan tetapi kopma juga hendaknya dan harusnya mengembangkan wawasan dan pendidikan perkoperasian.dan dalam hal ini dapat dilakukan melalui megnabdikan diri untuk secara langsung turun dan menjadi pelaksana pendidikan perkoperasian,kegiatan yang dapat dilakukan oleh tim pengabdian adalah mengunjungi SMA yang ada diwilayah kabupaten atau Kota untuk melakukan sosialisasi tentang betapa pentingnya koperasi dalam menciptakan perekonomian Indonesia yang sejahtera dan makmur,dan di SMA itu pula tim peneliti memiliki kewajiban untuk membantu dan mendukung berbagai upaya dalam mengembangkan koperasi yang ada yaitu koperasi siswa,pengembangan koperasi siswa tersebut dimaksudkan untuk menjadikan koperasi siswa sebagai media pembelajaran kewirausahaan bagi siswa.
Dalam membangkitkan agen kesejahteraan ini tidak hanya dapat dilakukan dengan penelitian dan pengabdian saja,akan tetapi perbaikan sistem informasi merupakan hal fundamental kedua yang perlu dilakukan.
Sistem informasi koperasi memiliki tujaun untuk memberikan informasi perkoperasian pada masyarakat secara umum dan anggota secara khusus,informasi yang ada dapat berupa wawasan perkoperasian ayaupun wawasan umum.Selama ini kopma cenderung acuh tak acuh pada sistem informasi ini,hal ini dibuktikan dengan tidak terurusnya website koperasi mahasiswa,majalah dinding yang kurang menarik serta tidak adanya surat kabar atau majalah yang diterbitkan oleh kopma,dan semua hal itu dapat dijadikan evaluasi pada seluruh perangkat kopma agar dapatkembali berbenah untuk menciptakan sistem informasi yang kreatif dan inovatif,hal ini dapat dilakukan melalui pengaktifan kembali website kopma dan mengupload data atau informasi yang terbaru sehingga memunculkan kebermanfaatan pada seluruh orang.selain itu majalah dinding dan surat kabardapat diaktifkan dan diterbitkan.Surat kabar atau majalah koperasi dapat diterbitkan setiap triwulan atau semesteran,isi dari surat kabar atau majalah kopma sendiri bisa berupa semua tentang koperasi mahasiswa,perkembangan universitas atau pengetahuan umum,ketika seluruh indicator sistem informasi yang ada telah diperbaiki maka langkah selanjutnya adalah melakukan dengan komitmen yang tinggi secra berkelanjutan,
Penelitian dan pengabdian merupakan dasar dalam men]mbangkitkan kembali kopma,perbaikan sistem merupana upaya pendukung dan pendorong kebangkitan kopma,dan upaya yang terakhir merupakan upaya visioner yang menjadi ujung tombak dalam mengembangkan kopma daan membangkitkan kopma untuk menjadi agen kesejahteraan mahasiswa,upaya tersebuta adalah pengembangan bidang usaha kopma.
Pengembangan usaha kopma haruslah memilki syarat mutlak untuk kreatif dan inovatif,salah satu bidang usaha yang dapat dikembangkan dikopma adalah percetakan,persewaan terop dan penginapan.
Melihat begitu banyaknya acara yang dilakukan oleh mahasiswa ditingkat universitas,dan dalam pelaksanaannya acara acar tersebut membutuhkan baner,poster dan hampir keseluruhan produk percetakan,melihat peluang yang semacam itu kopma harus peka dan mewujudkannya dengan membeli peralatan dan percetakan atau mungkin melakukan kerjasama dengan percetakan untuk mewadahi kebutuhan anggota terhadap produk percetakan,selain untuk percetakan banner dan poster,kopma juga dalapat membuat percetakan buku,majalah atau jurnal,hal ini bertujuan untuk memfasilitasi anggota yang memiliki bakat menulis yang ingin mencetak buku yag telah dibuatnya.selain itu juga terop merupakan kebutuhan yang biasanya terdapat disetiap acara-acara di universitas,sehingga kopma hendaknya menyediakan juga agar anggota merasa terpuaskan.
Melihat beberapa perkembangan universitas yang memiliki penginapan maka hendaknya dan direkomendasikan agar setiap kopma yang ada juga punya usaha penginapan,hal ini bertujuaan untuk melayani anggota secara khususnya dan masyarakat secara umum,target pasar dari usaha penginapan ini adalah siswa yang mengikuti lomba-lomba di universitas yang membutuhkan penginapan yang berkualitas dan terjangkau.
Semua pengembangan usaha diatas harus dilakukan riset pasar terlebih dahulu untuk lebih mendapatkan data yang akurat dalam melaksanakan upaya pengembangan usaha tersebut.
Koperasi mahasiswa sejatinya merupakan soko guru perekonomian Indonesia di tingkat Universitas yang akhir-akhir ini kurang menunjukan perannya sebagai agen kesejahteraan mahasiswa,upaya yang dapat dilakukan untuk membangkitkan kembali kopma sebagi agen kesejahteraan adalah pembentukan timpeneliti dan pengabdian yang bertujuan untuk menyejahterakan anggota melalui keghiatan penelitian dan pengabdian dengan menititk beratkan pada upaya efektifitas dan efisiensi usaha serta kebermanfaatan untuk anggota dan masyarakat.upaya kedua yang dapat dilakukan adalah perbaikan sistem informasi melalui perbaikan sistem diwebsite,pengembangan majalah dinding dan penerbitan surat kabar atau majalah kopma.Upaya yang terakhir sekaligus upaya ujung tombak kebangkitan agen kesejahteraan yaitu pengembangan bidang usaha yang dapat dilakukan dengan usaha percetakan,persewaan terop,dan penginapan,keseluruhan upaya diatas membutuhkan komitmen yang tinggi yang dilakukan secara berkelanjutan.

Prestasi, itu yang terfikir kini Bukan sebagai penunjuk harga diri Tapi lebih pada sikap menghargai kasih ilahi Berjalan saja tanpa...


Prestasi, itu yang terfikir kini
Bukan sebagai penunjuk harga diri
Tapi lebih pada sikap menghargai kasih ilahi
Berjalan saja tanpa rencana
Tak juga berlari dengan tergesa gesa
Membuka mata hati
 
Membuka mata kasih
Itu yang kulakukan kini
bukan orientasi gelar pribadi
Bukan juga tuk perkaya diri
Cukup hanya ingin tingalkan kenangan manis saat ini
Ya setiap situasi dimana saya berdiri
Patutlah ada bekas keringat saya untuk beri kenangan indah disini
Entah sampai kapan
Entah siapa kawan
Cukup pandang lurus kedepan
Dan kerjakan
Maka kelak hasil kan datang

Lelah sungguh
Piluh tak mampu
Berjalan sendiri
Tanpa seorang kasih
Terus melangkah raih prestasi
Biar kutunggu di jalan tepi

Semua berubah tak sesuai aslinya Banyak topeng yang dulu terpakai kini terlepas begitu saja Wajah wajah bopeng penuh bekas cacar terlihat...

Semua berubah tak sesuai aslinya
Banyak topeng yang dulu terpakai kini terlepas begitu saja
Wajah wajah bopeng penuh bekas cacar terlihat jelas di depan saya
Ternyata begini asli mereka.
Memuji laksana dewa dewi
Bercengkrama mesra layaknya suami istri
Berjalan berdampingan seperti orang pacaran
Mengapa demikian,
Teman teman yang dulu seperjuangan ternyata pindah haluan
Saya tak selangkah lagi dengan apa yg mereka kerjakan
Entah wajah bertopeng atau saya yang berubah
Entah semua terjadi begitu saja
Kini hanya menunggu dan mengharap pada sang kasih
Lantunan dan untaian kata tersusun rapi
Bukan maksut untuk jauh dan tinggalkan semua ini
Hanya waktu terbaik saat ini adalah menjauhi

Sekian waktu harapan bersatu akan tetap dalam kalbu

Dari sumber lain

Punggawa Arjuna dari SEKTOR Ini bukan tentang pencarian biasa ini kejadian luar biasa dipuncak arjuno ( 16 -19 September 2016 ), bera...

Punggawa Arjuna dari SEKTOR

Ini bukan tentang pencarian biasa ini kejadian luar biasa dipuncak arjuno ( 16 -19 September 2016 ), berawal dari ide dadakan untuk sejenak istirahat dan refreshing dari tugas pengerjaan majalah dan aktivitas organisasi, akhirnya aku, bagas, dika, koko, mamlu, riga, sirozil, tari dan uqi, memutuskan untuk menikmati arjuno.

Tanpa persiapan ini itu, tanpa wacana ABCDE, cas cis cus jumat malam (jam 10.00an lah) kita berangkat. Sampai pos perizinan sudah ada beberapa pendaki yang siap mendaki, cukup mahal  pendakian kali ini, tiket perhari 10.000 ditambah parkir sepeda 5.000 per hari, tapi untuk alam dan upaya menikmati kuasa tuhan tidak ada kata mahal deh.

Mendaki dimulai dengan doa, lantunan permohonan ampun terucap rapi dalam hati, bukan niat apa apa emang sudah menjadi kebiasaan kalau langkah di gunung diniatkan untuk mohon ampun dan lebih dekat dengan tuhan.

Malam gelap, Sinar lampu terangi jalan, Senyap dan deru langkah kami iringi perjalanan ini. Ditengah malam keputusan untuk mendirikan tenda dan kamp akibat guyuran hujan dilakukan, istirahat sejenak lalu sinar hangat matahari membangun kami, sop dan gorengan sosis menjadi menu dipagi hari, makan pagi dan melanjutkan perjalanan menujuh kopkopan, mengambil air sejenak lalu melanjutkan ke pondokan, lihat kanan kiri penuh rumah jerami dengan bongkahan belerang hasil tambangan oleh penduduk pribumi, tapi langkah kami tidak berhenti disini, lembah kidang menjadi kamp kami untuk bermalam sebelum melanjutkan perjalanan 5 jam kepuncak arjuno.

Pagi pukul 04.30 selesai shalat dan persiapan menujuh puncak dipersiapkan, 2 tas carier dan seperangkat kebutuhan lainnya sudah siap, keseluruhan tim memutuskan untuk mencapai puncak. Jam 05.00 memulai perjalanan, melewati semak belukar, hutan cemara udang, bongkahan batu, tanjakan penyesalan (karena tanjakan tidak ada habisnya), turunan, berjumpa rekan pendaki dari tim lain, sensasi canda tawa, suka duka, gelak tawa, amarah dan rasa kesal juga menyelimuti perjalanan kami, huiih penuh sensasi, perjalanan sampai dipuncak kurang lebih 5 jam jadi sampai dipuncak arjuno kurang lebih jam 10.00an atau sekitar 11.00an lah uda lupa maklum uda hampir tua otaknya, jadi kalau ditotal selama perjalanan dari pos perizinan sampai uncak kurang lebih 16 jam, belum termasuk istirahat2 nya, maklum pendaki yang lebih mementingkan menikmati alam daripada mengejar target waktu pendakian (haha pembelaan banget), berfoto ria di puncak gunung arjuno, namun aku tidak bisa ikut foto bersama bendera sektor, ditinggal foto sama teman teman, soalnya pas teman teman uda sampai dipuncak aku masih tidur di lereng menujuh puncak, asem banget hiks,,

Oke, 20 jam diatas tidak termasuk petualangan menujuh puncak, ini tentang setelah puncak arjuno, jam 12,00 (Minggu, 18 September 2016) kami memutuskan turun dari puncak, satu persatu teman turun, karena kondisi saat itu aku lagi puasa jadi memutuskan untuk turun perlahan dan dibelakang barisan, bersama temanku (bagas/gono/gembel,dll haha).

Ini diawali ketika ada 2 rute untuk turun, satu rute menaiki batu dan menujuh lembah kidang dan satu rute menurun menujuh jalur lawang, ketika itu bagas memutuskan untuk menuruni rute, sebelum berlanjut aku sudah menanyakan ke dia “apa benar itu rute yang kita lewati” dia jawab benar, oke lanjut petualangannya, kami (aku dan bagas) mengikuti rute menujuh alur pendakian lawang, kami melewati turunan, makam, semak belukar, tanpa bertemu seorang manusiapun, akhirnya mulai mempertanyakan rute yang kita lewati, huuh berbagai pertanyaan dikalahkan dengan hipotesisku dimana rute menujuh kebawah pasti akan bertemu dengan pos perizinan dimanapun itu akhirnya kita terus turun mengikute rute yang salah.

Sampai akhirnya jam 13.00 kami memutuskan untuk shalat sejenak, shalat dhuhur dan ashar digabung, setelah shalat kita berdiskusi dan membuat sebuah keputusan, keputusannya adalaaaaah mengambil jalan terobosan non rute untuk menyusul teman teman, kami menuruni lembah melewati semak, bebatuan, lembah beralaskan daun pohon cemara, bunga liar dan terus menurun, tidak hanya menurun, dalam perjalanan 2 jam mencari rute kembali yang tak kunjung ditemukan kami juga melewati perbatasan satu bukit dengan bukit yang lainnya kami memutuskan untuk mendaki ke puncak bukit untuk melihat situasi namun tak satupun yang dapat kami lihat, kabut dan awan sudah menyelimuti wilayah sekitar kami, dingin sudah mulai terasa, huuh rasa lelah, kedinginan, ditambah kebingungan akan sebuah kesesatan jalan menambah aroma dramatic petualangan 20 jam kami.

Tepat jam 15.00 kami kembali berdiskusi dan membuat keputusan, yaa keputusan untuk kembali menujuh rute awal sebenarnya, namun kita tidak melewati jalan terobosan awal yang kami lewati tadi siang, kami terus berjalan dalam kebingungan, sesekali menikmati alam dan memetik buah liar mirip berry dihutan sebagai bekal buka puasa nanti, kami juga melewati jembatan dari pohon yang tumbang, sungguh mengesankan, terus berjalan dan tetap berpikir positif, jam 16.30 ada keputusan baru, melihat matahari sebalah barat dan menggunakan analogy ketika berada dipuncak bahwa ketika kita berangkat matahari berada di sebelah timur maka keputusan baru dari kami adalah mendaki puncak bukit untuk kembali ke rute, ya benar setelah dipuncak bukit kami menemukan sayatan pisau di pohon, ada yang menujuh puncak bukit dan ada juga yang menujuh turunan, berdiskusi sebentar dan akhirnya kami menujuh puncak. Mengikuti sayatan pohon dan bekas botol air minum sambil terdengar suara adzan dan suara deru motor membuat kami sedikit optimis bahwa sebenarnya kami dekat dengan daratan meskipun akhirnya kami tahu bahwa itu efek udara yang membawa suara suara itu.

Mendaki lagi jam 05.30 kami berada di puncak bukit, langkah langkah kaki yang melelahkan ini membuat sedikit senyum dan rasa syukur bagi diri kami, di puncak bukit dipohon cemara terpasang rapi petunjuk arah dan tulisan menujuh puncak, berarti memang benar rute ini rute resmi menujuh puncak tapi kami tidak bisa melanjutkan perjalanan, perbekalan yang kami bawa hanya satu sarung, tas foto dika yang isinya foto, hape dan andromax uqi, tanpa headlamp tanpa logistic tiada makanan tiada minuman dalam perjalanan kesesatan kami, akhirnya buah berry yang tadi dipetik saya jadikan menu berbuka tanpa meminum apapun, tenggorokan menjadi kering, mantap habiis.

Kita membuat keputusan lagi yaitu tidur dibawah pohon untuk malam ini karena meneruskan perjalanan sama halnya mendekatkan kita dengan jurang karena tidak ada perbekalan yang menunjang, sehelai sarung sebagai alas, rain cover sebagai selimut, tas poto sebagai bantal dan pohon semi tinggi sebagai penghalang dari angin gunung serta sinar bulan sebagai penerang sendu di gelapnya malam puncak arjuno. Setelah sehelai sarung digelar, tayamum, lalu dilanjutkan shalat maghrib dan isya’, kami memaksakan untuk tidur, sesekali terbangun, sesekali mengingil, sesekali ganti posisi tidur (karena bagai hanya memakai kaos oblong dan itupun sobek lengannya), kaki ditekuk, tangan mengengam erat dan dimasukan dalam jaket, mencoba menghangatkan diri dengan segala strategi, sambil terus menyebut dan mengingat allah dalam setiap waktu, ada dua pengharapan kami saat tersesat yaitu bertemu rute asli atau bertemu orang untuk member informasi, sesekali kulihat keatas terlihat bintang yang trang, bulan purnama yang indah, dan kulihat kebawah Nampak lampu lampu pemukiman penduduk, namun cukup hanya sampai disitu, dinginnya malam tak mampu berbuat lebih, pengharapan terakhir di malam itu adalah sesegerakan kami bertemu pagi agar badan hangat dan segera bertemu kawan.

05.59, Sinar matahari pagi sudah meninggi meskipun dingin masih menyelimuti tubuh kami, dengan rasa terpaksa kami harus bangun dan segera melangkah lagi, memang sungguh sangat dekat allah dengan kami, masih terngiang dipuncak tanpa perbekalan, termasuk juga minuman, dalam perjalanan kami pagi itu allah menitipkan satu botol minuman disemak belukar, ya memang rasanya tidak sesuai harapan tapi itu cukup mengisi energy kami agar tidak terjadi dehidrasi,  kami melanjutkan perjalanan menujuh puncak, melewati makam lagi, tapi kali ini 3 makam, assalamualaikum ya ahli kubur kami ucapkan, puncak gunung kembar 1 menjadi persinggahan kami sekarang, sembari melihat kondisi sekitar dan mengingat rute kembali akhirnya perjalanan dilanjutkan, menuruni hutan dan bebatuan. Kami baru sadar ternyata perjalanan menujuh puncak kemarin penuh tanjakan.

Pukul 07.00 kami mengucapkan syukur lagi, ketika itu kami bertemu 4 pendaki asal malang, hal ini memastikan bahwa rute kami benar, yeeey, sembari minta logistic juga karena uda semalaman tak ada makanan masuk ke perut, dan mereka memberi sebungkus mie instan, tapi ini sama saja karena sampai bertemu kawan kawan kami mie instan itu belum termakan juga, entah karena tidak lapar atau memang mood yang merasa kenyang, lalu melanjutkan perjalanan dan bertemu 2 pendaki asal malang lagi, dengan cirri khas sarung yang ada pada diri kami mereka menanyai kami “masnya yang kemarin malam hilang ya, temen temennya di lembah kidang nyariin mas” wuiih syukur lagi dah, berarti teman teman belum pada balik, membuat semangat untuk turun semakin kuat, minuman jernih yang dibawah pendaki itu juga coba kami minum (maklum uda lama ngak minum yang seger2) kami berterimakasih dan melanjutkan perjalanan kembali.

Sesampainya di jalur perpisahan rute arjuno dan welirang bagas sempet membuat video documenter kesesatan kami, lucuh emang tapi aduuh udik banget, jadi keinget dia waktu minta tolong saat kesesat di jalur non rute ,(toloooong dengan nada yang memprihatinkan, haha lucuuuu) setelah membuat video perjalanan kesesatan kami dilanjutkan dengan istirahat di lembah kidang satu (tempat anak ketintang ngekamp), mereka juga bilang kalau kami dicari rombongan kami, sambil membersihkan diri dan mengambil air bersih, kami berdiskusi dengan mereka, dan melanjutkan perjalanan menujuh lembah kidang 2 (tempat kamp teman teman kami), akhirnya, sampai dan kami disamput dengan haru biru dan tangisan kebahagiaan hahahahah kwkwkwkwk, (kagak sedramatis itu aslinya )

Jam 08.30an kami sampai di kamp awal kami, disuguhi biscuit, roti dan air minum, diselingi canda tawa ketika tersesat, kuliah umum saat tersesat dihutan digelar oleh teman teman dengan narasumber hebaat (aku dan bagas) namun tidak lama kemudian kami bersih diri dan berkemas untuk kembali, 20 jam lebih tersesat-mantap bukan, pendakian itu petualangan bukan mentarget waktu, cobalah untuk mendekat ke alam, menikmatinya, dan kamu tahu bahwa apa hakikat mendaki, bukan puncak sebagai tujuan tapi proses petualanganlah yang diinginkan.

Tragedy tambahan setelah 20 jam. Sampai di Surabaya jam 10.30an lah, berkemas dan pulang, perjalanan pulang nampak biasa, namun sudah terasa ada sesuatu yang terjadi, dengan kondisi capek dan ngantuk saat berkendara, alhasil di pasar asem daerah banyuurip supra 125  menabrak Yamaha motor gede, tidak tahu bagaimana tabrakannya, aku Cuma inget sudah berada di aspal dengan sepeda berada diatas tubuhku, dan pengendara Yamaha yang ingin menghantamku dengan helmnya, tidak ambil pusing saat itu, karena emang sikap tenang dan menenagkanku suasana terkendali, uang 500 ribu jadi bayaran ganti rugi sepeda Yamaha yang rusak, kaki bengkak dan goresan luka ada di tangan dan kaki bekas kelalaian ngantuk dijalan, emang sebaik baik rencana adalah rencana tuhan, tak usah bingung buat rencana, allah sudah susun rencana yang luar biasa untuk kita, tinggal kita percayai dan jalani aja, lihatlah air maka kamu akan menikmati proses air, di atas, dibawah, tenang, bergemuruh, sungguh sensasi luar biasa.

Sekiaaan, next trip next artikel,

Benar –Baik – Berguna - Sebarkanlah
Edukasi – Rekreasi  - Sensasi


Ketik, hapus, ketik hapus, ketik dan seterusnya… Kebiasaan buruk ini sering aku alami ketika mulai menuliskan sebuah cerita, but sho...


Ketik, hapus, ketik hapus, ketik dan seterusnya…

Kebiasaan buruk ini sering aku alami ketika mulai menuliskan sebuah cerita, but show must go on, hehehe,, okay artikel ini sebagai upaya pembelaan saya karena uda lama ngak ngeblog, rutinitas yang menjenuhkan sudah beberapa bulan ini mempengaruhi saya, tepat di bulan ini, bulan yang ceria, yups September ceria, bukan hanya ceria karena ada momen idul adha dan ibadah haji tapi juga bulan lahirnya sang penulis.

Benarkah September tahun ini ceria, noooops, ada beberapa tragedy dibalik cerianya September ini, aku coba ceritakan kemana saja ketika tidak ada tulisan yang nempel di dinding blog ini, selain itu juga aku bakalan nulis tentang masa depan September ceria haha, yuhuy ayo mulai.
akhir perjalanan artikel di blog ini adalah kisah tentang kelas konstitusi dari organisasi legislasi kampus, cukup kaku sih tapiiii lewati ajalah. Setelah ngadain acara kelas konstitusi di bulan april, lalu lanjut dengan ujian tengah semester, diputuskanlah untuk menikmati alam sejenak.

Akhir April (29 April – 1 Mei 2016) bersama rekanan dari teman pers kampus dan temen2 lainnya kita mencoba menikmati segarnya udara gunung butak (wilayah panderman). Pengalaman mendaki sudah aku mulai sejak liburan unas SMA, ketika itu gunung arjuno menjadi pilihannya, lalu saat kuliah di malang aku juga sempat menikmati indahnya ranu regulo kawasan gunung semeru, dan yang terakhir itu bersama kawan SMA juga menikmati pesona ranu kumbolo dengan tanjakan cintanya. Jadi pendakian kali ini bukan hal baru bagiku meskipun rute dan kondisinya aku belum tahu pasti. Meskipun tidak asing dengan pendakian tapi dari serangkian perjalanan yang aku alami, puncak gunung belum pernah aku capai, tapi di pendakian kali ini aku berhasil mencapai puncak gunung butak, yeey,
Puncak butak bersama rekan pers

Mei dan Juni kelabu, setelah bercengkrama mesra bersama alam, kini saatnya diskusi regulasi dari organisasi legislasi (BLM FEB UNAIR), diskusi kali ini membahas UU kaderisasi dan UU pengawas, dari serangkaian kegiatan yang dilakukan aku pribadi merasa jengkel karena respon mahasiswa terkait peraturan2 di fakultas cukup rendah bukan hanya pada tahap 1 pada tahap 2 pun juga seperti itu, sangat rendah minat untuk berdiskusi terkait regulasi yang ada, entahlah siapa yang salah aku atau mereka but semua harus dilakukan. Pun demikian dengan internal organisasi, minimal dengan organisasi yang punya minat berlegislasi harusnya dan baiknya mereka juga belajar dan memahami aturan apa saja yang ada, mereka cenderung omong doing, ogah dan jenuh dengan semuanya, sudah difasilitasi dengan link untuk mengkritisi peraturan eh malah tidak ada respon, lain lagi juga dengan LPJ tengah tahunan, dengan alasan ABCDE…. Mereka tidak do it, akhirnya saya pahami diri saya bahwa saya berlalri terlalu cepat dibandingkan dengan mereka, mentoleransi kelemahan sebenarnya tidak aku inginkan tapi… huuuh. Akhirnya sampai bulan ini lpj tengah tahunan tidak di publish, whats wrong boooos, emang dasar mei juni kelabu.

LPJ tengah tahunan komisi Legislasi BLM, bisa dicek di link BLM

Juli tiba, tinggalkan kelabunya bulan lalu mencoba menatap bulan baru, akhir ujian, libur lebaran, segala upaya dikerahkan untuk membuat sebuah perencanaan, mulai dari perlombaan sampai membeli sebuah perumahan haha. Hanya rencana sih tapiiii emang sudah digariskan menjadi insane tanpa rencana jadinya tak terwujudnd semua dah rencana 2 nya, di bulan ini ada rencana untuk ikut intermediate traning HmI di cabang Jakarta pusat dan utara ( LK 2 HmI), namuun lagi lagi hanya rencana, hanya karena belum prepare makalah Lk dan pendaaan yang seret akhirnya mundur deh, di bulan ini juga ada keluarga yang nikahan, lihat orang nikahan jadi inget umur, sekarang umurku 22 tahun, kalau merujuk usia pernikahan bapak sama ibuk, usia sekitar 19 tahun uda nikah dan usia 20 tahun uda ngelahirin aku maka baiknya aku segera menikah haha, jangan jangan ah ntar ngak focus kapan kapan aja nikahnya.
 
LK 2 JAKPUSTARA yang sayang tak berangkat

Itu juni, sekarang agustus. Bulan kemerdekaan tapi ngak merdeka amat, masih banyak kemiskinan nyata di indonesia,di agustus ini aku mencoba untuk melihat jawa timur lebih luas, mulai dengan melakukan survey politik di bojonegoro (kedungadem) dan juga pengawasan abdi desa di jombang (jipurapah), selain itu juga melakukan internalisasi skill menulis dengan bantuin redaksi sektor nyusun majalah edisi 32, daftar peneliti muda pusat data feb sama ngelamar kerja di harian Surabaya pagi. Yaa bulan ini cukup sibuklah haha,  oh ya termasuk pengawasan pikmen (ospek fakultas) dan kegiatan lainnya dah,, banyak hal yang aku temukan dalam petualangan di bulan agustus, misalnya saja saat survey politik CSIS – evaluasi kinerja 2 tahun pemerintahan jokowi JK ( 9 -10 Agustus 2016) bisa dipastikan adanya korelasi kuat antara kepemilikan TV, Channel TV dan Pengetahuan politik seseorang. Masyarakat kedung adem yang sering menonton Channel TV politik ( Metro dan TVone) memiliki pengetahun politik yang lebih tinggi dibandingkan masyarakat lainnya, ada temuan baru juga di wilayah kedung adem, disini meskipun pengeluaran bulanan masayarakatnya sekitar 400.000 perbulan, mereka tidak merasa miskin, mereka bahagia dengan kehidupan mereka, perjalanan berangkat dan pulang membuat aku lebih mantap dengan kuasa ilahi, dengan sawah yang masih alami, tanaman tembakau dikanan kiri jalan, aktivitas masyarakat yang guyup dan gotong royong masih terlihat, berbeda jauh dengan di kota. Tidak jauh beda dengan yang aku alami di jombang, dengan akses yang terbatas yaitu dengan rute jalan berupa batuan seolah olah masyarakat disini terisolir dengan kemajuan kota, perekonomian yang bergerak di sektor pertanian dan hutan, dan ada kesamaan antara dua desa yang aku kunjungi, keduanya ternyata ada masyarakat miskin yang tidak menerima kartu indonesia sehat, pintar dan sejahtera, entah apa kah indicator miskin di desa dan dikota berbeda namun jika merujuk secara riil di lapangan bahwa warga di desa yang hanya berlantaikan tanah, berdinding bamboo tidak mendapatkan kartu indonesia sejahtera namun di kota penduduk yang mendapatkan upah 2 juta mereka mendapatkannya dan hal ini dikonfirmasi ulang oleh pak Taufik Hidayat (alumni sektor – yang pernah bekerja di lembaga pengentasan kemiskinan) bahwa memang sulit menerapkan metode tersebut untuk mengentaskan kemiskinan. Ya itu secuil kisah di bulan agustus,untuk kisah detailnya ada serialnya tersendiri hahaha
 
Pak Taufik Hidayatdan bersama dika dan mas syeh setelah berdiskusi sampai jam 11

September ceria. Adalah bulan dimana sang pena dilahirkan. Tapi ini tidak hanya tentang kelahiran sang pena. Kita mulai dari semester baru yang sudah mulai dilakukan, tidak jauh berbeda dengan beberapa semester lalu, buku, dosen, tugas, dan seterusnya, jenuh bukan, yups jenuh, tapi jangan melihat dari jenuhnya saja, buat inovasi. Kamu akan merasa menikmati kuliah jika kamu coba cari hal unik disetiap pertemuan kamu dengan dosen lalu berdiskusilah. Udah ah malas bahas kuliah. Lanjut bahas detik detik ulang tahun saja ya hehe, hari lahir kali ini menjadi sedikit berwarna, di tahun ini tanggal 16 september tepat di hari jumat dan hal ini sama halnya dengan 22 tahun yang lalu, for your information saya lahir jumat `16 september 1994 pukul 03.00 dengan dibantu oleh dukun beranak di rumah sendiri (jalan raya morowudi 08 cerme gresik). Saat kelahiran sudah ada konflik yang memanas di internal keluarga, mbah/kakekku (basri) dengan watak kerasnya beliau ingin aku diberi nama alqoma, tanpa alasan apapun dan sampai sekarang kakekku meninggal aku juga belum tahu pasti apa makna nama itu, meskipun kita semua tahu bahwa kisah yang beredar di dunia islam bahwa alqoma adalah anak sholeh yang menjadi durhaka tapii tidak dengan alqoma sekarang, menjadi taat pada orangtua dan bertaqwa pada Allah SWT itu dirinya haha. Oke lanjut lagi ke konfliknya, sang mbah pengen namaku alqoma tapi keluarga ngak mau karena kurang baik nama itu, akhirnya boyot (ibuk dari neneku – iyot siti) menambahinya dengan kata subkhi, sejauh ini makna subkhi diartikan lahir pada subuh dan bisa juga diartikan suci, diambil dari kata subkhanallah (maha suci allah), uda deh ujungnya saya sudah lahir dan dewasa haha,, di 22 tahun ini ada yang menarik dan sepertinya ada kisah yang berulang, kamis 15 september 2016 kakak mbahku (mbah basir) meninggal dunia, di jumat pagi tepatnya jam 02.45 perut bapak mules, kembung seperti orang melahirkan, kejadian ini membuat aku berfikir bahwa apakah saat aku dilahirkan dulu semacam itu, entahlah, dan di hari lahir yang ke 22 ini ada aisyahnya rosullullah yang mengucapkan barokallah fii umrik mas, lalu kujawab dengan jempol manis haha, udah udah jangan bahas wanita deh,, selain itu juga ulang tahun ini juga kunikmati dengan pendakian gunung arjuno bersama rekanan sektor, tanpa wacana berbelat belit lets go on aja hehe, banyak kejadian di gunung, mulai dari kesesat sampai menginap semalaman dipuncak lalu setelah perjalanan pulang nabrak motor gara gara ketiduran di sepeda, huuh banyak dah untuk kisah detail pendakiannya, diartikel lain hehe.

Lelaki petualang arjuna 


Soo itulah kenapa madding blog akhir akhir ini sepi, tapi bismillah kedepannya pengen nulis minimal tiap minggu deh, karena menulis membuatku lebih bebas dan perasaan yang kupendam akhirnya tersalurkan juga, serasa plooong banget, terkait nanti respon hasil tulisan yang ABCDE.. itu pasti, udah saatnya kembali ke jiwa yang lama, kembali menulis.

Beberapa hari terakhir ini gue dikembalikan akan sebuah mimpi besar gue akan indahnya harapan masa SMA dulu, menggebuhnya ambisi SMA akan k...

Beberapa hari terakhir ini gue dikembalikan akan sebuah mimpi besar gue akan indahnya harapan masa SMA dulu, menggebuhnya ambisi SMA akan kuliah di perguruan tinggi nomor satu di Indonesia, Universitas Indonesia, tak banyak hal yang gue ketahui tentang UI, yang gue tahu Cuma gue pernah menuliskan mimpi besar gue untuk kuliah di ILMU EKONOMI UNIVERSITAS INDONESIA.

Perjalanan hidup ini membuat gue kagum akan kuasa tuhan, gue tak tahu scenario apa yang akan tuhan berikan pada gue tapi gue yakin itu adalah scenario terindah dalam hidupku, satu tahun lalu gue menempuh perjalanan pendidikan di malang, tepatnya universitas negeri malang, disana gue banyak mengalih dan mengenali kondisi malang sebagai kota wisata, hampir setiap waktu kosong gue sempatkan untuk menikmati indahnya alam kuasa tuhan, Pantai balaekambang, gunung BROMO, kaki gunung semeru (ranu regulo). Indahnya wisata alam membuat gue tak bisa melupakan aromah kebebasan alamiah, di malang pula gue mengenal birokrasi birokrasi pendidikan yang beda dengan birokrasi di SMA, gue menjelajahi pengalaman baru di lembaga pengembangan penalaran dan penelitian mahasiswa ekonomi (LP3ME) gue juga menghirup madu ilmu dari koperasi mahasiswa universitas negeri malang, semua itu gue lakukan untuk menambah pundi pundi ilmu sebagai bekal gue untuk berperang di lahan basah lingkungan tuhan.

sejak awal menempuh kuliah di S1 ekonomi dan studi pembangunan FEUM sempat terlintas untuk mengakiri kuliah dan pindah ke S1 Ekonomi Pembangunan Universitas Airlangga, sudah jenuuh banget sama kehidupan perkuliahan mulai ketidak profesionalan dosen dan teman yang tak kondusif, dan ditengah perjalanan semakin parah lagi sempat menghubungi orang tua untuk berhenti kuliah dan beternak sapi saja dirumah, hal ini dikarenakan gue terlalu menghawatirkan masa depan yang memang tak layak untuk dikhawatirkan, gue pernah berfikir kalau kuliah itu tak ada gunangya, ujung dari kuliah itu kerja, kenapa kita nggak langsung kerja aja biar kita bisa mencuri start dari yang lain, pokoknya nggak banget deh sama kuliah, nggak jelas, mangkelin, nambahin masalah dan anything is fool, hingga aku jadi orang yang setenggah gila memikirkan hal ini, sering ngelamun, semangat hidup berkurang, lebih suka di kos dan berdiam diri, semua itu kujalanin hampir sebulan penuh, setelah itu baru suatu ketika gue bertemu anak probolinggo, dia bilang kuliah itu bukan untuk kerja tapi kuliah itu semata mata buat ngerubah pola piker loe, dari situ gue balik dan berfikir lagi tentang kuliah, tidak semua orang yang kuliah itu sukses dan tidak semua orang sukses itu kuliah, cuman ada satu hal positif dari seorang yang kuliah yaitu mereka akan mendapatkan perubahan pola piker yang lebih baik lagi, ketika orang yang kuliah tidak mendapatkan hal itu maka mereka masih belum layak dikatakan sebagai orang kuliahan. Setelah itu hari hari terakhir kuliah, gue manfaatkan dengan bener bener sebagai layaknya orang kuliah, belajar tekun, membaca buku dan kondisi sekitar, mulai muncul ide ide baru, dan yang paling gue sukai itu ketika gue sama kawan kawan rekreasi, kamping bareng, dan disanalah hidup gue bangkit lagi, gue suka apa yang gue lakuin saat itu, rasanya hidup itu bebas, lepas dan wooow luar biasadah.

Sampai pada akhirnya setelah ujian akhir semester genap ingatan gue buat pindah kuliah terulang kembali, tanpa basa basi gue coba daftar dan tes aja, setelah itu gua tinggal happy happy lagi hehe maklumaja gue anaknya lebih suka main. Setelah itu pengumuman seleksi masuk perguruan tinggi muncul, gue diterima di pilihan pertama gue yaitu S1 Ekonomi Pembangunan UNAIR haha gua jadi tambah pusing deh, kenapa itu terjadi disaat gue uda nyaman dan senang sama kehidupan di malang, anjing banget kan, gue bimbang gue tanya ortu terus ujung ujungnya gue pindah deh ke unair haha sedikit mengelikan sih, entah orang lain bilang gue cowok apaan tapi yang paling penting itu gue pindah gue punya alasan yaitu pengen lebih baik lagi, bukan berarti kampus dulu nggak baik cuman gue pengen lebih baik lagi aja.

Oh ya gue belum jelasin kenapa gue oilih unair, sebenarnya gue pilih unair itu karena gue takut nggak diterima di UI, agak flash back sedikit sih, gini aslinya, waktu gue kelas 12 SMA gue kan uda naruh tuh UI diujung tombak SNMPTN gue, sok pede tanpa basa basi gue yakin 10000 persen kalau gue diterima haha, gue belajar uda luar biasa, doa uda luar biasa juga, so gue optimis banget deh, sebelum pengumuman gue diskusi sedikit ama keluarga, dan keluarga gue sebenernya oke oke aja gue kuliah di depok, cuman emak gue nggak setuju, dan ini bikin gue kepikiran, beberapa hal terjadi yang mengindikasikan gue nggak bakal keterima di UI. Pertama tanda itu dari mimpi gue,, beberapa hari terakhir gue nggak ada firasat apa apa Cuma setelah beberapa shalat gue mimpi kalau gue keterima di UNAIR tapi di mimpi itu gue lari kenceng banget seolah olah gue kagak mau kuliah disitu gue lariiii terus dan akhirnya gue terbangun, setelah itu tanda kedua dan ketiga dari emak gue, yang pertama emak gue dikasih mimpi kalau waktu itu dia lagi ada pembagian kupon dan emak gue kagak dapat kupon, yang kedua dan waktunya sehari sebelum pengumuman setelah gue selesai shalat malam dan mau shalat shubuh gue bilang ke emak gue kalau gue mau pamit kuliah di depok dan akhirnya emak gue tiba tiba nangis dan gue semakin heran kenapa kok nangis, gue takut tapi gue coba ngeyakinin emak dan akhirnya agak reda tuh tangisannya emak gue. Sore hari pengumuman sbmptn muncul, ternyata hanya kata maaf yang dijawab oleh layar monitor gue, hiks gue nggak diterima, muncullah ambisi kedua gue buat daftar tes tulis dan masuk unair karena gue takut nggak kuliah ditahun itu, akhirnya tes tulis gue juga gagal, dan pada akhirnya gue keterima di UM deh, sehingga gue waktu masuk UM di awal perkuliahan gue langsung pengen pindah unari deh, akhirnya di tahun ini gue keturutan kuliah di unair.

Sekarang beda lagi situasinya sama yang dulu,masuk unair dengan sedikit kebanggaan sebagai ksatria airlangga, muncul niatan untuk memberika kontribusi bagi airlangga, tapi itupun Cuma bertahan kurang dari satu semester, di ujugn semester awal muncul beberapa obsi buat lanjutin hidup gue, pertama pindah ke UGM …..

Tulisan ini sengaja gua kosongin karena gua pingin apa yang gua harapin itu hanya gua dan tuhan saja yang tahu serta orang orang yang dikehendaki oleh tuhan untuk tahu, suatu saat nanti gua bakal nerusin tulisan ini, gua aka nisi kekosongan kekosongan yang ada,  MEMANG RAHASIA DIBALIK RAHASIA ITU INDAH :P.

Layaknya dalam sebuah organisasi yang memiliki visi dan misi, pribadi saya juga memilikinya, Visi saya adalah menjadi pribadi yang berjiwa ...

Layaknya dalam sebuah organisasi yang memiliki visi dan misi, pribadi saya juga memilikinya, Visi saya adalah menjadi pribadi yang berjiwa religious dan berfikir genius, sedangkan misi saya adalah melakukan hal ysng lebih baik dan lebih baik lagi ( bukan seperapa jauh langkah kita tapi seberapa bermanfaat langkah kita untuk kita, orang disekitar kita dan lingkungan kita)

Dalam rutinitas keseharian saya,saya memiliki hobi membaca dan menulis, membaca disini lebih saya tekankan pada membaca kondisi lingkungan, jadi saya lebih suka mengamati kondisi lingkungan dan mengkritisinya, tidak hanya mengkritisi saja, saya juga berusaha untuk memberi solusi kongkretnya,  saya berusaha penuh untuk menjadi pribadi yang peka dan tanggap social, peka disini maksudnya adalah sadar akan kebutuhan lingkungan dan tanggap disini bermakna bahwa saya harus take action untuk melakukan tindakan nyata untuk perubahan bukan hanya mengkritisi saja. 

saya juga merasah masih belum sempurna dan tidak sedikit pula kelemahan yang ada pada diri saya sehingga saya terus berusaha untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi,Saya ingin memberi dan menerima semua hal baik khususnya dalam aspek kepenulisan, penalaran dan semua hal yang berkaitan dengan pemikiran dan tindakan, 

sebagai seorang yang terlahir sebagai sosok yang kritis dan tak takut akan sebuah kedzaliman, membuat saya semakin berani untuk menentang sebuah tindakan tindakan pemerintah lalim,, persetan denga birokrasi busuk, BERANI BICARA BERANI BERAKSI DAN BERANI MENINDAK LANJUTI,

SAYA ADALAH SAYA, YANG AKAN TUMBUH DAN BERKEMBANG SESUAI HARAPAN SAYA PADA TUHAN !!!

Semua ini berawal dari kecakapan seorang siswa SMA adalam pelajaran ekonomi,siswa tersebut bernama Alqoma Subkhi,siswa yang baru menginjak ...

Semua ini berawal dari kecakapan seorang siswa SMA adalam pelajaran ekonomi,siswa tersebut bernama Alqoma Subkhi,siswa yang baru menginjak kelas 10 di salah satu SMA favorit di kabupaten Gresik yaitu SMA N 1 Manyar,ia anak yang memiliki ketekatan yang kuat untuk merubah nasib dirinya dan keluarganya,ketekatan itu yang membuat ia bersemangat dalam melakukan hal apapun,tetapi karena ia seorang yang mempunyai prinsip yang didasarkan ilmu sosial baik ilmu,hukum,politik,ekonomi,dan yang lain maka ia cenderung mengoptimalkan bakat,minat,dan kemampuannya dibidang sosial,
Dengan bakat,minat,dan kemampuan di bidang sosial itu ia ditawari oleh Bu Agus yang merupakan guru pengajar bidang study ekonomi dikelasnya untuk mengikuti sosialisasi perpajakan,tanpa pikir panjang ia pun mengiyakan ajakannya,padahal itu adalah waktu Ujian Tengah Semester,setelah itu bersama Mbak Azizah,dan Mbak Desy Intan Wulansari,yang termasuk siswa SMA N 1Manyar yang sekarang duduk di Kelas 12 IPS 1,selain itu juga mbak Sarah Kulahun,dan mbak Indah,

Kami semua berangkat ke kantor Direktorat Jendral Pajak{DJP}kantor wilayah II wilayah Gresik Utara,disana kami mengikuti sosialisasi mengenai “Pengenalan Pajak Lebih Dekat di lingkungan Pelajar” yang dimulai pukul 08.00 sampai 12.00,meskipun sosialisasinya lama tapi sosialisasi ini sangatlah menarik selain penyaji materi yang OK,hadiah atau doorprisenya juga menarik dan ruangan yang ber AC yang menyejukan ruangan ,, hingga membuat kita betah sekali disana,materinya terkait masalah tentang pph,ppn,pbb,dan lainnya yang menyangkut maslah pajak,setelah diadakan sosialisasi kita diberi waktu 2 minggu untuk memperiapkan lomba di Gor Tri Darma Petrokimia Gresik,lomba yang diselenggarakan diantaranya lomba cerdas cermat tentang perpajakan,lomba yel yel,lomba idol,dan lomba karya tulis pajak.
Dengan adanya banyak lomba dan waktu yang relatif sedikit membuat kita semua lebih bekerja keras,dan karena banyak lomba maka anggota tim kita juga ditambah yaitu mbak Ageng Indah afiarahma,mbak Dewi Nur Aisa,dan Mas Agung Wendi P, mereka bertiga termasuk siswa kelas 12 IPA 5,dan mbak Linggar Jananti yang juga sekelas dengan Mbak azizah dan Mbak Wulan,selain itu juga mbak Tapi Omas kelas 12 IPS 2,setelah terkumpul 1o orang kita membagi sesuai dengan apa yang dilombakan,untuk lomba cerdas cermat pajak yang ikut yaitu mbak Azizah,mas Agung Wendy,dan aku.dan untuk lomba idol sendiri yang ikut adalah mbak Tapi Omas dan mbak Linggar Jananti,sedangkan untuk lomba karya tulis Pajak yang mengikutinya yaitu mbak Ageng Indah Afiarahma,mbak Dewi Nur Aisa,mas Agung Wendy dan aku.dan lomba yel yel yang ikut adalah seluruh anggota yaitu 10 orang.

Setelah semua terbagi dengan rata saatnya bekerja seluruh anggota tim pajak SMANEMA bekerja keras demi satu tujuan yaitu jadi”PEMENANG bukan PECUNDANG”mereka memiliki dasar “berikan yang terbaik untuk sekolah maka kemenngan akan mengikutinya” waktu 2 minggu itu kami gunakan maksimalkan dan kami optimalkan untuk belajar,belajar,berlatih, berlatih.
Setelah waktu 2 minggu selesai saatnya kita untuk berjuang demi satu impian”KEBANGGAAN”pada tanggal 25 oktober 2010 tim karya tulis yang terdiri dari aku,mas wendy,mbak ageng,mbak isa,menujuh ke Kantor Pajak Pratama Gresik Utara,disana kita menunggu untuk presentasi hasil karya tulis kami kepada dewan juri,kita menunggu sekitar 1 jam walaupun begitu kita tetap “SEMANGAT” dan waktu kita untuk presentasipun tiba sesuai yang diharapkan presentasi berjalan lancar,dan untuk sesi pertanyaanpun tanpa hambatan yang besar semua bisa dilalui.

Setelah selesai kita langsung menuju ke wisma akhmad yani untuk latian yel yel,sesampainya disana ternyata waktu latian ditunda smpai jam 7 mlam jadinya aku terpaksa tidak pulang dan tinggal di rumahnya mas Wendi,dan ketika waktunya sudah tiba aku dan mas wendy berangkat,sesampainya disana sudah banyak anak yang datang,setelah itu kita langsung latian,pelatih kita bernama mas “EKO”,dia merupakan sosok motivator bagi kami beliau selalu memberikan dorongan,pengalaman yang baik untuk kami,kita latian sampai jam 08.30 malal setelah itu aku dan mas Wendy memutuskan untuk pulang,mas Wendy mau pulang kerumah ortunya di benjeng,akupun ikut bersamanya karena rumahku searah dengan rumahnya,
Selama perjalanan kita saling berbincang bincang,dan sampai akhirnya aku tiba di rumahku jam 10 malam dan mas wendy masih tetap meneruskan perjalanan pulang.setelah sampai rumah badanku terasa capek banget tapi semua itu tetap kutahan karena adanya “SEMANGAT” yang kuat didalam hati,aku langsung tidur dan bangun jam 3 pagi setelah itu shalat malam dan meneruskan belajar untuk persiapan lomba cedas cermat besok,dan jam di dinding sudah menunjukan pukul 04.30 aku menghentikan belajrku dan mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk lomba setelah itu aku mandi dan shalat shubuh,

Setelah itu kira kira pukul 05.30 mas Wendy datang kerumahku,akupun berangkat ke Gor Tri Darma untuk mengikuti lomba bersama mas Wendy,sebelum ke Gor Tri Darma kita berkumpul dulu di rumahnya bu sulis yang juga termasuk salah satu guru pembimbing kami,setelah semua persiapan selesai kami berangkat bersama sama,sesampainya disana kita dengan penuh “PERCAYA DIRI” dan “SEMANGAT” yang tinggi memasuki arena lomba dan menempati kursi sesuai tempatnya,kita mengikuti lomba demi lomba yang ada dan emngikuti semua acara yang ada dengan kebahagian yang terpancar dari dalam hati dan hingga pada akhirnya waktunya pengumuman hasil lomba idol,lomba yel yel,lomba cerdas cermat,dari ketiga lomba itu tak satupun yang dimenangkan oleh tim pajak SMANEMA,
Dan akhirnya pengumuman lomba karya tulis pajak,semua anggota tim pada pasrah dengan wajah yang yang tak pasti dan ternyata pemenang dari lomba karya tulis pajak itu sendiri adalah kami tim pajak dari SMANEMA,tak tangung tangung kami mendapatkan juara 1.atas kemenangan tersebut seluruh anggota tim senang,puas,dan bangga dengan semua yang telah dicapai ini dengan kerja keras yang luar biasa.

sekian cerita dari ku mungkin ini adalah salah satu dari sepenggal kisah hidupku yang pernah kualami di SMA N 1 Manyar,dan tak lupa aku mau “ngaturaken MATUR NUWUN sak kata katae kange MBAK AZIZAH,MBAK DESY INTAN WULAN SARI,MBAK LINGGAR JANANTI,MBAK AGENG INDAH AFIARAHMA,MBAK DEWI NUR AISA,MBAK SARAH KULAHUN,MBAK INDAH,MBAKTAPI OMAS DAN YANG TERAKHIR MAS AGUNG WENDY P.”
“TERIMAKASIH UNTUK KALIAN SEMUA KAN KU INGAT DAN KAN KU KENANG UNTUK SELAMANYA PENGALAMAN YANG BERHARGA INI”

SALAM SATU JIWA “MBOOK ALAA”

Qu skarang ini menuntut ilmu di SMA N 1 Manyar,,,walaupun itu bukan pilihan ku yang pertama tapi mungkin tuhan memiliki rahasia tertentu da...

Qu skarang ini menuntut ilmu di SMA N 1 Manyar,,,walaupun itu bukan pilihan ku yang pertama tapi mungkin tuhan memiliki rahasia tertentu dan aku percaya bahwa apa yang kudapatkan sekarang ini adalah yang terbaik bagiku karena aku percaya bahwa "ADA RAHASIA DIBALIK RAHASIA" hehey,, :D ,,jadinya aku hanya berserah diri,,meskpun begitu qu tetap berusaha dan berdoa,,,

Just Me 

Di SMA N 1 Manyar ini qu duduk dikelas X-11,,ya klas ini memang klas paling ujug atau paling pojok sendiri,,dan menurut someone klas ini merupakan klas yang angker,,,tapi menurut ku klas ini nyaman nyaman saja dan sangat strategis letaknya ,,,karena letaknya dekat dengan kamar kecil sehingga memudahkan kita untuk buang air kecil/besar,,selain itu juga dekat dengan lapangan upacara sehingga memudahkan kita untuk cepat dan tepat berkumpul di lapangan ketika ada suatu kegiatan,,

Dan masalah pembimbingnya atau gurunya disini tidak kalah dengan sekolah qu dulu yaitu SMP N 1 GRESIK,,, gurunya baik baik mskipun ada beberapa yang tidak kusukai,,ku tidak menyukai guru pasti memiliki alasan tertentu,alasan ku yang pertama masalh penilainnya ,,yaitu penilainnya itukan KKM nya 75,,dan guru yang tidak kusukai itu setiap kegiatan penilaian pasti memberi nilai 75 walaupun itu baik,,,entahlah aku pun heran dengan guru itu ,,tapi saat ini ku sudah sadar mungkin itu hal yang terbaik untukku sehingga aku dapat terpacu lagi lebih bersemangat untuk belajar,dan sekarang aku sadar bahwa "JANGANLAH ber-NEGATIVE THINKING dulu SEBELUM TAHU SECARA DALAM daN UTUH SIFAT SESEORANG"

Dan kali ini semua guru-guru  ku anggap baik karena pada dasrnya semua guru itu berbuat untuk kebaikan muridnya,,

Dan saat ini adalah waktu-waktu untuk penjurusan antara IPA,IPB dan IPS,,semua teman-temanku binggung memilih jurusan dan tidak sedikit juga yang melakukan konsultasi jurusan dengan guru BK(bimbingan konseling),dan mereka merasa jurusan yang dipilihnya dalah jurusan terbaik untuk mereka,,,

Sedangkan waktu penjurusan ini aku rasakan biasa" saja karena ketika aku pertama kali masuk SMA sudah kutetapkan jurusan apa yang kuambil,,dan pastinya jurusan yang sesuai keinginanku,,sesuai dengan bakatku,,dan pastinya  yang sesuai dengan masa depanku yaitu menjadi seorang yang termasuk dari bagian dari PEMERINTAH INDONESIA dan lebih khususnya MENTERI KEUANGAN,so jurusan yang aku pilih adalah Ilmu Pengetahuan Sosial atau sering disebut IPS,,,IPS jaya,,hahay,,:D

tetapi saya yakin semua jurusan itu baik dan bagus kalau di lakukan dengan bersungguh sungguh,,,sip" haha,,,


Dan sekian dulu ya cerita dariku,,,

Me and My Friend ( X.11 ) 

Dan MAAF apabila banyak kata yang kuucap terlalu formal atau ngak enak di dengar dan aku juga minta kritik dan sarannya ya ??

Be successfull my friend,,, i think you can do it,,, hahahahay,,,

By: Alqoma Subkhi "AI forever" {01}